Harga Minyak Dunia Lanjutkan Penurunan
Pasardana.id - Harga minyak dunia melanjutkan penurunan dari sesi sebelumnya pada Rabu (7/1/2026).
Seperti dilansir Reuters, harga minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Februari 2026 turun US$1,14, atau sekitar 2 persen, menjadi US$55,99 per barel di New York Mercantile Exchange.
Harga minyak mentah Brent untuk pengiriman Maret 2026 merosot 74 sen, atau sekitar 1,2 persen, menjadi US$59,96 per barel di London ICE Futures Exchange.
Harga minyak dunia turun setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan bahwa Venezuela akan menyerahkan sekitar 30 juta sampai 50 juta barel minyak yang disanksi kepada AS.
Kesepakatan antara AS dan Venezuela pada awalnya mungkin memerlukan pengalihan rute kargo yang ditujukan ke Tiongkok, menurut sumber yang dikutip Reuters.
Penurunan harga minyak dunia terbatasi turunnya cadangan minyak mentah AS.
Menurut laporan yang dirilis Energy Information Administration (EIA) pada Rabu, cadangan minyak AS turun 3,8 juta barel menjadi 419,1 juta barel pada pekan yang berakhir 2 Januari. Para analis sebelumnya memperkirakan peningkatan cadangan minyak AS sebesar 447.000 barel.
Persediaan bahan bakar minyak (BBM) AS naik 7,7 juta barel, lebih tinggi dari perkiraan peningkatan 3,2 juta barel.
Persediaan distilat, termasuk solar dan minyak pemanas, naik 5,6 juta barel, lebih tinggi dari perkiraan peningkatan 2,1 juta barel.

