Wall Street Menguat Dipicu Lonjakan Saham Energi dan Keuangan

foto: istimewa

Pasardana.id - Wall Street menguat pada Senin (5/1/2026) dipicu lonjakan saham sektor energi dan keuangan.

Seperti dilaporkan Reuters, indeks Dow Jones Industrial Average di Bursa Efek New York, Amerika Serikat, melonjak 594,79 poin, atau sekitar 1,23 persen, menjadi 48.977,18. Indeks S&P 500 naik 43,58 poin, atau sekitar 0,64 persen, menjadi 6.902,05. Indeks komposit Nasdaq meningkat 160,19 poin, atau sekitar 0,69 persen, menjadi 23.395,82.

Indeks sektor energi S&P 500 melonjak 2,7 persen dengan saham Exxon Mobil dan Chevron masing-masing meningkat 2,23 persen dan 5,13 persen setelah Presiden Venezuela Nicolas Maduro ditangkap militer AS. Penangkapan Maduro dianggap membuat AS memiliki akses terhadap cadangan minyak mentah terbesar di dunia.

Indeks sektor keuangan S&P 500 melonjak 2,2 persen jelang dirilisnya laporan keuangan kuartalan perusahaan keuangan. Para analis melihat perusahaan keuangan S&P 500 tumbuh 6,7 persen year-on-year pada kuartal akhir 2025.

Saham Goldman Sachs Group dan JPMorgan Chase masing-masing melonjak 3,73 persen dan 2,63 persen. Saham Morgan Stanley dan American Express masing-masing meningkat 2,55 persen dan 1,9 persen.

Harga emas berjangka di COMEX New York Mercantile Exchange naik seiring melemahnya nilai tukar dolar AS. Harga emas untuk pengiriman Februari 2026 meningkat 2,8 persen menjadi US$4.451,5 per ons. Indeks dolar AS turun 0,1 persen.

Bursa saham Eropa menguat pada Senin, dengan indeks STOXX 600 Eropa naik 0,7 persen, seiring melonjaknya saham sektor teknologi dan pertambangan.

Indeks FTSE 100 di Bursa Efek London, Inggris, naik 53,43 poin, atau sekitar 0,54 persen, menjadi 10.004,57. Indeks Dax 30 di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, melonjak 329,35 poin, atau sekitar 1,34 persen, menjadi 24.868,69.

Indeks Ibex 35 di Bolsa de Madrid, Spanyol, meningkat 122 poin, atau sekitar 0,7 persen, menjadi 17.614,4. Indeks Cac 40 di Euronext, Paris, Perancis, menguat 16,29 poin, atau sekitar 0,2 persen, menjadi 8.211,5.

Nilai tukar poundsterling terhadap dolar AS berada di kisaran 1,3461 dolar AS per pound. Sedangkan terhadap euro, nilai tukar pound menguat 0,34 persen menjadi 1,1524 euro per pound.