ANALIS MARKET (05/1/2026): IHSG Berpotensi Melanjutkan Kenaikan
Pasardana.id - Riset harian BNI Sekuritas menyebutkan, IHSG minggu lalu ditutup naik 1.17%, disertai dengan net buy asing sebesar Rp1.14 Triliun.
Saham yang paling banyak dibeli asing adalah BUMI, BRMS, GOTO, MBMA, dan PNLF.
Sementara itu, Indeks-indeks saham Wall Street mayoritas menguat pada perdagangan Jumat (2/1), merupakan hari perdagangan pertama pada tahun 2026. Kenaikan tersebut ditopang penguatan saham-saham semikonduktor, meski tekanan masih terlihat di sektor teknologi non-chip. Indeks S&P 500 naik 0,19%, Dow Jones Industrial Average menguat 0,66%. Sedangkan, Nasdaq Composite terkoreksi tipis 0,03%. Sementara itu, saham Nvidia naik lebih dari 1%, sementara Micron Technology melonjak tajam lebih dari 10%. Di sisi lain, saham Salesforce turun lebih dari 4%, dan CrowdStrike turun lebih dari 3%. Saham Palantir Technologies dan Microsoft juga ditutup melemah. Kemudian, saham Tesla terkoreksi lebih dari 2% setelah perusahaan melaporkan pengiriman kendaraan 4Q yang meleset dari ekspektasi. Saham Wayfair melonjak sekitar 6%, sementara RH naik sekitar 8%. Penguatan tersebut disebabkan oleh keputusan Presiden AS Donald Trump yang menunda kenaikan tarif impor untuk furnitur berlapis, kabinet dapur, dan kabinet kamar mandi selama satu tahun. Penundaan tersebut mencakup tarif 30% untuk furnitur berlapis dan bea masuk 50% untuk kabinet dapur dan kamar mandi, dengan tarif 25% yang telah diberlakukan sejak September tetap dipertahankan.
Di sisi lain, Bursa saham Asia Pasifik memulai perdagangan awal tahun 2026 dengan pergerakan beragam pada Jumat (2/1), seiring investor mencermati kinerja Wall Street serta perkembangan ekonomi kawasan. Sejumlah bursa di Asia Pasifik masih tutup karena libur Tahun Baru, termasuk Jepang dan China daratan. Sementara itu, pasar saham Korea Selatan, indeks Kospi melesat 2,27% dan Kosdaq naik 2,17%. Di Australia, indeks S&P/ASX 200 menguat 0,15% dan Hang Seng Hong Kong meningkat 2,76%. Selain itu, sentimen positif datang dari Singapura. Perekonomian negara tersebut tumbuh 5,7% YoY pada 4Q25, didorong oleh kinerja kuat sektor manufaktur sepanjang bulan Oktober hingga Desember. Pencapaian tersebut lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan kuartal sebelumnya yang direvisi sebesar 4,3%. Dalam pesan Tahun Baru yang disampaikan pada Rabu, Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong menyatakan ekonomi Singapura secara keseluruhan tumbuh 4,8% sepanjang 2025, melampaui ekspektasi awal pemerintah.
Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, dalam riset Senin (05/1), Fanny Suherman, CFP selaku Head of Retail Research PT BNI Sekuritas menyebutkan, "Jika IHSG break resistance di 8750, IHSG berpotensi melanjutkan kenaikan hari ini. Diperkirakan Support IHSG: 8500-8660 dan Resist IHSG: 8820-8850."
Selanjutnya disebutkan, beberapa saham yang bisa menjadi pilihan Trading Idea hari ini, yaitu: BUMI, EMTK, CUAN, CDIA, WIFI, dan HRUM.
Berikut ini rekomendasi trading sahamnya:
BUMI Spec Buy dengan area beli di 414-416, cutloss di bawah 406. Target dekat di 430-440.
EMTK Spec Buy dengan area beli di 1095-1100, cutloss di bawah 1085. Target dekat di 1115-1140.
CUAN Spec Buy dengan area beli di 2270-2290, cutloss di bawah 2220. Target dekat di 2340-2400.
CDIA Spec Buy dengan area beli di 1700-1715, cutloss di bawah 1690. Target dekat di 1740-1770.
WIFI Spec Buy dengan area beli di 3300-3330, cutloss di bawah 3290. Target dekat di 3370-3420.
HRUM Spec Buy dengan area beli di 1075-1095, cutloss di bawah 1065. Target dekat di 1110-1130.
Disclaimer on

