ANALIS MARKET (30/1/2026): IHSG Masih Tertekan

Foto: ilustrasi (ist)

Pasardana.id - Riset harian Korea Investment & Sekuritas Indonesia (KISI) menyebutkan, diperdagangan kemarin (29/1), IHSG menunjukkan tanda-tanda pemulihan dan memangkas kerugiannya, ditutup turun 89 poin, didukung oleh minat beli karena beberapa saham berkapitalisasi besar telah turun signifikan dan dianggap memiliki valuasi yang menarik.

Lebih lanjut, OJK dan IDX menegaskan kembali komitmen kuat pemerintah untuk mempertahankan status Indonesia sebagai pasar negara berkembang.

Dari sektor Komoditas, harga minyak mentah naik seiring meningkatnya ketegangan geopolitik terkait kembali menguatnya ancaman AS terhadap Iran,
yang memicu kekhawatiran gangguan pasokan di Timur Tengah.

Emas terkoreksi akibat aksi ambil untung setelah reli kuat ke
level tertinggi sepanjang masa, sementara tembaga menguat didorong ekspektasi permintaan jangka panjang dari sektor AI dan
elektrifikasi, di tengah keterbatasan pasokan dan melemahnya dolar AS.

"Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, IHSG masih berada di bawah tekanan pasca pengumuman MSCI terbaru yang mendorong sejumlah investor institusi asing besar menurunkan pandangan terhadap investasi di Indonesia. Sementara itu, Rupiah berpotensi melanjutkan pelemahan seiring berlanjutnya aksi jual investor asing di pasar saham domestik serta keputusan The Fed mempertahankan suku bunga acuan dikisaran 3.5%–3.75% yang berpeluang menopang penguatan dolar AS dalam jangka pendek," beber analis KISI dalam riset Jumat (30/1). 

Selanjutnya disebutkan beberapa saham yang bisa menjadi pilihan pelaku pasar diperdagangan hari ini, yaitu:

-ARNA - Technical Recommendation: BUY

Entry 1: 510; TP 1: 545; SL:484

Entry 2: 505; TP 2: 560

-CUAN - Technical Recommendation: BUY

Entry 1: 1,755; TP 1: 1,925; SL:1,600

Entry 2: 1,690; TP 2: 2,020