ANALIS MARKET (26/1/2026): IHSG Berpotensi Rebound

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian BNIS Sekuritas menyebutkan, IHSG Jumat (23/1) lalu ditutup turun 0.46%, disertai dengan net sell asing sebesar Rp117 Miliar.

Saham yang paling banyak dijual asing adalah BBCA, GOTO, BUMI, BBNI dan PBSA.

Sementara itu, Indeks-indeks saham Wall Street bervariasi pada perdagangan Jumat pekan lalu (23/1), meskipun Dow Jones turun. Indeks Nasdaq Composite yang didominasi saham teknologi menguat 0,28%, S&P 500 naik tipis sebesar 0,03%. Sedangkan, Dow Jones Industrial Average melemah 0,58%, tertekan oleh penurunan hampir 4% saham Goldman Sachs. Sementara itu, saham Nvidia dan Advanced Micro Devices (AMD) menjadi penopang utama, masing-masing naik sebesar 1,5% dan lebih dari 2%. Penguatan tersebut muncul setelah sumber yang mengetahui rencana tersebut menyebutkan kepada CNBC bahwa CEO Nvidia Jensen Huang berencana mengunjungi China dalam beberapa hari mendatang. Saham teknologi lain seperti Microsoft juga mencatat penguatan. Di sisi lain, saham Intel tertekan tajam hingga sekitar 17% setelah produsen chip tersebut merilis proyeksi kinerja 1Q26 yang mengecewakan pasar. Trump juga mengumumkan bahwa dirinya dan Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte telah mencapai kerangka kerja awal (framework) terkait kesepakatan masa depan mengenai Greenland. Pernyataan itu sempat meredakan kekhawatiran pasar, setelah sebelumnya ancaman tarif memicu aksi jual aset AS atau dikenal sebagai strategi ‘sell America’ pada awal pekan perdagangan yang lebih singkat karena libur. Meskipun demikian, Perdana Menteri Greenland Jens-Frederik Nielsen menyatakan belum mengetahui isi kerangka kesepakatan yang dimaksud Trump. Ia menegaskan, setiap bentuk kerja sama harus tetap menghormati kedaulatan dan keutuhan wilayah Greenland.

Di sisi lain, Bursa saham Asia mencatat penguatan pada perdagangan Jumat pekan lalu (23/1). Indeks Nikkei 225 Jepang menguat 0,29% dan Topix naik 0,37%. Di sisi lain, Bank of Japan (BOJ) mempertahankan suku bunga acuan pada Jumat (23/1) sekaligus menaikkan proyeksi pertumbuhan ekonomi dan inflasi, menandakan keyakinan bahwa pemulihan ekonomi moderat Jepang akan menopang kenaikan biaya pinjaman lebih lanjut di masa depan. Dalam rapat dua hari lalu, BOJ mempertahankan suku bunga kebijakan di level 0,75%, sesuai dengan ekspektasi pasar, setelah sebelumnya menaikkan suku bunga dari 0,5% pada Desember lalu. Di Korea Selatan, indeks Kospi naik 0,76% dan Kosdaq melesat 2,43%. Sementara itu, Di Hong Kong Hang Seng naik 0,45% dan S&P/ASX 200 Australia menguat 0,13%.

Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, dalam riset Senin (26/1), Fanny Suherman, CFP selaku Head of Retail Research BNI Sekuritas menyebutkan, “IHSG berpotensi rebound hari ini, jika kuat bertahan di support 8880. Diperkirakan Support IHSG: 8880-8900 dan Resist IHSG: 9000-9050.”

Selanjutnya disebutkan beberapa saham yang bisa menjadi pilihan pelaku pasar diperdagangan hari ini, yaitu; Trading Idea hari ini: ANTM, CDIA, CUAN, BRPT, RAJA, dan AMMN.

Berikut ini rekomendasi trading sahamnya;

ANTM Spec Buy dengan area beli di 4270-4290, cutloss di bawah 4200. Target dekat di 4320-4500.

CDIA Spec Buy dengan area beli di 1380-1415, cutloss di bawah 1370. Target dekat di 1430-1500.

CUAN Spec Buy dengan area beli di 1715-1735, cutloss di bawah 1680. Target dekat di 1760-1815.

BRPT Spec Buy dengan area beli di 2440-2590, cutloss di bawah 2440. Target dekat di 2660-2750.

RAJA Spec Buy dengan area beli di 5600-5825, cutloss di bawah 5575. Target dekat di 6000-6300.AMMN Spec Buy dengan area beli di 7125-7200, cutloss di bawah 7075. Target dekat di 7300-7450.     

Disclaimer on