Target Bantuan Pemasangan Listrik Baru Tahun 2026 Ditambah Jadi 500 Ribu
Pasardana.id - Dalam Rapat Kerja (Raker) bersama Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), pada kamis (22/1) kemarin, Menteri Bahlil Lahadalia mengatakan, akan menambah target dari program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) di tahun 2026 ini.
Sebagai informasi, target awal BPBL ditetapkan untuk 250 ribu rumah tangga.
Kini, jumlah tersebut dinaikkan menjadi dua kali lipat menjadi 500 ribu rumah tangga.
Peningkatan target ini bertujuan mempercepat pemerataan akses listrik bagi masyarakat.
Fokus utamanya adalah wilayah pedesaan yang masih minim jangkauan energi.
Menurut Bahlil, capaian sektor energi seperti lifting migas tidak akan berarti jika masih ada masyarakat desa dan kelurahan yang belum menikmati listrik.
“Kalau semua target tercapai, tetapi masih ada desa yang belum berlistrik, saya merasa gagal sebagai menteri,” ujar dia.
Karena itu, dirinya meminta seluruh pihak untuk merefleksikan kondisi tersebut, mengingat Indonesia telah merdeka delapan dekade namun masih terdapat rumah tangga yang hidup tanpa akses listrik.
Soal anggaran, ia mengatakan, Kementerian ESDM anggarannya akan diarahkan untuk menjangkau masyarakat yang belum teraliri listrik.
Ia juga meminta dukungan para anggota Dewan untuk membantu memastikan program tersebut tepat sasaran.
Untuk mendukung peningkatan target tersebut, Kementerian ESDM berencana menyesuaikan anggaran dengan memprioritaskan program listrik desa.
“Anggaran akan kita geser dari program lain dan difokuskan untuk pemasangan listrik baru di desa-desa,” kata Bahlil.

