ANALIS MARKET (23/1/2026): IHSG Berpotensi Rebound

Foto: Ilustrasi (ist)

Pasardana.id - Riset harian BNI Sekuritas menyebutkan, IHSG kemarin (22/1) ditutup turun 0.2%, disertai dengan net sell asing sebesar Rp964 Miliar. Saham yang paling banyak dijual asing adalah BBCA, BMRI, ANTM, BBNI dan BBRI.

Sementara itu, Indeks-indeks saham Wall Street ditutup menguat pada Kamis (22/1), melanjutkan kenaikan dua hari berturut-turut setelah meredanya kekhawatiran geopolitik terkait rencana tarif baru dan isu Greenland. Indeks Dow Jones Industrial Average naik 0,63%, S&P 500 menguat 0,55% dan Nasdaq Composite naik 0,91%. Penguatan Nasdaq ditopang oleh kenaikan saham-saham teknologi besar seperti Nvidia, Microsoft, dan Meta Platforms. Rally pasar saham AS didorong oleh pernyataan Trump pada Rabu lalu yang menyatakan tidak akan memberlakukan tarif baru terhadap impor 4dari delapan negara Eropa yang semula dijadwalkan berlaku mulai 1 Februari. Trump juga mengumumkan telah mencapai kerangka kesepakatan (framework) terkait Greenland. Trump, yang dalam beberapa pekan terakhir mendorong kontrol AS atas Greenland, menyebut telah membentuk kerangka kesepakatan masa depan dengan Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte. Ia juga menegaskan kepada CNBC bahwa AS telah memiliki ‘konsep kesepakatan’ terkait wilayah Arktik tersebut. Di sisi lain, Perdana Menteri Denmark Mette Frederiksen menyambut baik diskusi Trump terkait keamanan Arktik, termasuk rencana sistem pertahanan rudal Golden Dome. Namun, ia menegaskan bahwa kedaulatan Denmark atas Greenland tidak dapat dinegosiasikan.

Di sisi lain, Pasar saham Asia-Pasifik menguat pada perdagangan Kamis (22/1), mengikuti kenaikan Wall Street setelah Presiden AS Donald Trump melunakkan ancamannya untuk mengenakan tarif terhadap negara-negara Eropa. Trump menarik kembali pernyataannya soal kemungkinan penerapan tarif terkait isu Greenland. Indeks Kospi Korea Selatan naik 0,87% dan Kosdaq melesat 2%. Di Jepang, indeks Nikkei 225 meningkat 1,73% dan Topix menguat 0,74%. Di sisi lain, data perdagangan Jepang menunjukkan ekspor bulan Desember tumbuh sebesar 5,1% YoY, atau di bawah konsensus. Sementara itu, indeks S&P/ASX 200 Australia naik 0,75% dan Hang Seng Hong Kong menguat 0,17%.

Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, dalam riset Jumat (23/11), Fanny Suherman, CFP selaku Head of Retail Research BNI Sekuritas menyebutkan, IHSG berpotensi rebound hari ini. Diperkirakan Support IHSG: 8950-8980 dan Resist IHSG: 9050-9100."

Selanjutnya disebutkan beberapa saham yang bisa menjadi pilihan Trading Idea hari ini, yaitu: BUMI, PNLF, TOBA, GOTO, BBCA, dan VKTR. 

Berikut ini rekomendasi trading sahamnya:

BUMI Buy on Weakness dengan area beli di 336-348, cutloss di bawah 336. Target dekat di 360-364.

PNLF Buy if Break 308 dengan target dekat di 312-318. Cutloss di bawah 300.

TOBA Spec Buy dengan area beli di 820-830, cutloss di bawah 820. Target dekat di 850-875.

GOTO Spec Buy dengan area beli di 61-62, cutloss di bawah 61. Target dekat di 64-67.

BBCA Spec Buy dengan area beli di 7600-7650, cutloss di bawah 7600. Target dekat di 7775-7875.

VKTR Spec Buy dengan area beli di 1145-1190, cutloss di bawah 1140. Target dekat di 1220-1290.

Disclaimer on