ANALIS MARKET (23/1/2026): IHSG Berpotensi Bergerak Melemah

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian Korea Investment & Sekuritas Indonesia (KISI) menyebutkan, JCI turun -18 poin pada penutupan perdagangan kemarin (22/1), karena aksi ambil untung dan momentum yang lebih lemah pada saham-saham berkapitalisasi besar/terkait komoditas, serta tekanan jual lokal daripada katalis baru yang mendukung harga saham tersebut yang berkontribusi pada pelemahan pasar secara lebih luas.

Dari sektor Komoditas harga minyak mentah turun akibat indikasi kelebihan pasokan dan kenaikan persediaan.

Harga emas naik seiring ekspektasi kebijakan yang stabil serta risiko geopolitik yang masih menopang permintaan aset lindung nilai.

Harga tembaga turun karena melemahnya permintaan dan pengetatan regulasi di Tiongkok mengalahkan kekhawatiran terkait terbatasnya pasokan.

“Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, IHSG berpotensi Breakdown EMA 10 dan bergerak menguji level Support terdekat di tengah aksi jual emiten berkapitalisasi besar. Nilai tukar Rupiah berpotensi melanjutkan penguatan di tengah sentimen global yang mereda setelah Donald Trump menarik mundur ancaman tarif terhadap Eropa dan mengumumkan kerangka kesepakatan terkait Greenland,” sebut analis KISI dalam riset Jumat (23/1).

Selanjutnya disebutkan beberapa saham yang bisa menjadi pilihan pelaku pasar diperdagangan hari ini, yaitu;

-PSKT - Technical Recommendation: BUY

Entry 1: 374; TP 1: 408; SL:344

Entry 2: 366; TP 2: 438

-TLKM - Technical Recommendation: BUY

Entry 1: 3,680; TP 1: 3,910; SL:3,460

Entry 2: 3,630; TP 2: 3,990