ANALIS MARKET (22/1/2026): IHSG Berpotensi Koreksi

Foto: ilustrasi (ist)

Pasardana.id - Riset harian MNC Sekuritas menyebutkan, diperdagangan sebelumnya (21/1), IHSG terkoreksi 1,36% ke level 9,010 dan masih didominasi oleh tekanan jual, area koreksi yang disampaikan pun sudah tercapai.

"Secara teknikal, Kami memperkirakan, posisi IHSG saat ini sedang berada di awal wave [iv] dari wave 5, sehingga IHSG masih rawan melanjutkan koreksinya ke rentang 8,710-8,887. Adapun area penguatan IHSG diperkirakan akan menguji 9,026-9,054. Diperkirakan Support: 8,956, 8,905 dan Resistance: 9,120, 9,192," Sebu

ENRG - Spec Buy

ENRG menguat 0,98% ke 1,550 dan disertai dengan munculnya volume pembelian, penguatan ENRG pun belum mampu break MA20. Selama masih mampu bertahan di atas 1,515 sebagai stoplossnya, maka posisi ENRG saat ini diperkirakan sedang membentuk bagian dari wave [b] dari wave 4.

Spec Buy: 1,520-1,545

Target Price: 1,580, 1,655

Stoploss: below 1,515

IMPC - Buy on Weakness

IMPC menguat 1,72% ke 3,550 dan masih didominasi oleh volume pembelian meskipun cenderung mengecil. Kami perkirakan posisi IMPC sedang berada di awal wave 5 dari wave (5).

Buy on Weakness: 3,480-3,530

Target Price: 3,640, 3,870

Stoploss: below 3,430

MBMA - Buy on Weakness

MBMA menguat 1,30% ke 780 dan disertai dengan adanya peningkatan volume pembelian. Selama MBMA masih mampu berada di atas 735 sebagai stoplossnya, maka posisi MBMA saat ini sedang berada pada bagian awal dari wave v dari wave (iii).

Buy on Weakness: 745-775

Target Price: 825, 880

Stoploss: below 735

BMRI - Sell on Strength

BMRI terkoreksi 0,70% ke 4,990 dan disertai dengan munculnya volume penjualan, namun koreksinya masih tertahan oleh MA20. Kami perkirakan, posisi BMRI saat ini sedang berada di awal wave [c] dari wave 2, sehingga BMRI masih rawan melanjutkan koreksinya ke rentang 4,460-4,750.

Sell on Strength: 5,000-5,050

Disclaimer On