ANALIS MARKET (15/1/2026): IHSG Berpotensi Terkoreksi

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian Korea Investment & Sekuritas Indonesia (KISI) menyebutkan, JCI ditutup lebih tinggi sebesar +84 poin dan tetap berada di level 9.000, didorong oleh masuknya dana asing ke saham-saham berkapitalisasi besar, kenaikan harga komoditas, dan fundamental domestik yang solid yang didukung oleh momentum pasar yang kuat.

Dari sektor Komoditas, Harga minyak naik didorong ketegangan di Timur Tengah yang meningkatkan risiko gangguan pasokan, emas menguat seiring ekspektasi pemangkasan suku bunga dan meningkatnya ketidakpastian, sementara tembaga melonjak akibat kekhawatiran tarif, keterbatasan pasokan, serta permintaan kuat dari sektor energi bersih dan AI.

“Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, IHSG berpotensi terkoreksi pada Kamis dengan peluang menutup gap-up perdagangan sebelumnya, seiring aksi ambil untung investor jelang akhir pekan. Sementara itu, Rupiah diperkirakan relatif stabil namun melemah terbatas di kisaran Rp16.700– Rp16.900 per dolar AS, terdorong penguatan dolar AS jelang rilis inflasi AS serta keluarnya dana asing dari pasar obligasi domestik,” beber analis KISI dalam riset Kamis (15/1).

Selanjutnya disebutkan beberapa saham yang bisa menjadi pilihan pelaku pasar diperdagangan hari ini, yaitu;

-INDF - Technical Recommendation: BUY

Entry 1: 6,650; TP 1: 7,050; SL:6,325

Entry 2: 6,575; TP 2: 7,200

-PWON - Technical Recommendation: SELL

Support 1: 358; Resistance 1: 398

Support 2: 340; Resistance 2: 416