Rosan Ditunjuk Jadi Ketua Masyarakat Ekonomi Syariah Gantikan Erick Thohir

Foto : istimewa

Pasardana.id - Menteri Investasi dan Hilirisasi/BKPM, Rosan Roeslandi sekaligus CEO BPI Danantara terpilih menjadi Ketua Umum Masyarakat Ekonomi Syariah (MES). 

Jabatan sebelumnya diketahui dipegang oleh Erick Thohir.

Keputusan ini berdasarkan hasil dari Musyawarah Nasional (Munas) VII yang digelar di Ballroom Menara BRIlian, Jakarta, Minggu (11/1), dimana turut dihadiri secara langsung oleh Wakil Presiden RI ke-13 sekaligus Dewan Pembina MES, KH Ma’ruf Amin.

Ketua Umum MES yang baru, Rosan Roeslani menekankan pentingnya membumikan program agar manfaatnya lebih dirasakan masyarakat.

"Bagaimana kita membumikan program kita sehingga lebih dirasakan manfaatnya," ujarnya seperti dikutip, Senin (12/1).

Ia  juga menyinggung inisiatif pembangunan Kampung Haji yang digagas bersama pemerintah.

Program ini menjadi salah satu upaya nyata pemerintah untuk memastikan kualitas layanan ibadah Haji khususnya dari Indonesia dapat lebih baik.

"Ini langkah konkret dan positif yang bisa sangat bersinergi dengan MES. Insya Allah tahun ini di kuartal IV akan kita mulai pembangunannya," bebernya.

Ia berharap, agar kepengurusan baru MES dapat membawa berkah dan kemajuan bagi organisasi.

Harapan Rosan, dengan dukungan dan sinergi diberbagai pihak agar segala program strategis pemerintah ataupun program prioritas dari MES dapat terlaksana dengan baik.

"Tentunya bagaimana tugas dan tanggung jawab ini bisa dijalankan dengan baik yaitu dengan bersama-sama. Tidak mungkin bisa dikerjakan kalau kita kerja sendiri-sendiri. Mohon bantuannya, mohon masukannya," ujar dia.

Sebagai informasi, Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) merupakan organisasi nirlaba yang berdiri sejak 1 Muharram 1422 H atau bertepatan dengan 26 Maret 2001.

MES didirikan dengan tujuan membumikan ekonomi syariah sebagai sistem ekonomi berkeadilan dan sesuai prinsip syariah.

Organisasi ini bersifat mandiri, bukan bagian dari pemerintah maupun politik, dan berperan sebagai wadah inklusif untuk menghimpun seluruh sumber daya dalam rangka membangun ekonomi syariah.