Wall Street Melemah Dipicu Kebijakan Tarif AS
Pasardana.id - Wall Street melemah pada Jumat (1/8/2025) dipicu kebijakan tarif Amerika Serikat.
Seperti dilaporkan Reuters, indeks Dow Jones Industrial Average di Bursa Efek New York, AS, turun 542,4 poin, atau sekitar 1,23 persen, menjadi 43.588,58. Indeks S&P 500 melemah 101,38 poin, atau sekitar 1,6 persen, menjadi 6.238,01. Indeks komposit Nasdaq merosot 472,32 poin, atau sekitar 2,24 persen, menjadi 20.650,13.
Dalam sepekan terakhir, indeks Dow Jones, S&P 500, dan komposit Nasdaq masing-masing turun 2,92 persen, 2,36 persen, dan 2,17 persen.
Presiden AS Donald Trump pada Jumat menandatangani perintah eksekutif penetapan tarif terhadap produk-produk yang diimpor dari negara lain, termasuk Kanada, Brasil, India, dan Taiwan.
Selain penetapan tarif, pergerakan angka indeks juga terpengaruh perlambatan pertumbuhan pekerjaan AS pada Juli, menunjukkan pasar tenaga kerja di Negeri Paman Sam mulai stagnan.
Akibatnya, ekspektasi pemangkasan suku bunga Federal Reserve pada September menguat. Menurut instrumen FedWatch CME Group, kemungkinan pemangkasan suku bunga The Fed sebesar 25 basis poin pada September meningkat menjadi 86,5 persen.
Saham perusahaan e-commerce Amazon terjun 8,3 persen usai merilis laporan keuangan kuartalan yang menunjukkan kinerja yang kurang memuaskan dari unit komputasi awan Amazon Web Services.
Pelemahan saham Amazon membuat indeks kebutuhan non primer konsumen S&P 500 anjlok 3,6 persen, menjadi sektor dengan kinerja terburuk dari 11 sektor utama indeks S&P 500.
Saham perusahaan teknologi Apple merosot 2,5 persen usai CEO Tim Cook mengungkap bahwa kebijakan tarif AS akan menambah biaya operasional perusahaan sebesar US$1,1 miliar.
Harga emas berjangka di COMEX New York Mercantile Exchange naik seiring melemahnya nilai tukar dolar AS. Harga emas untuk pengiriman Desember 2025 naik 1,5 persen menjadi US$3.399,8 per ons. Indeks dolar AS turun 1,28 persen menjadi 98,69.
Bursa saham Eropa melemah pada Jumat, dengan indeks STOXX 600 Eropa merosot 1,9 persen, seiring anjloknya saham sektor kesehatan.
Indeks FTSE 100 di Bursa Efek London, Inggris, turun 64,23 poin, atau sekitar 0,7 persen, menjadi 9.068,58. Indeks Dax 30 di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, anjlok 639,5 poin, atau sekitar 2,66 persen, menjadi 23.425,97.
Indeks Ibex 35 di Bolsa de Madrid, Spanyol, merosot 270,3 poin, atau sekitar 1,88 persen, menjadi 14.126,7. Indeks Cac 40 di Euronext, Paris, Perancis, melemah 225,81 poin, atau sekitar 2,91 persen, menjadi 7.546,16.
Nilai tukar poundsterling terhadap dolar AS berada di kisaran 1,3203 dolar AS per pound. Sedangkan terhadap euro, nilai tukar pound berada di kisaran 1,1459 euro per pound.

