Wall Street Lanjutkan Penguatan
Pasardana.id - Wall Street melanjutkan penguatan pada Jumat (28/11/2025), usai berlangsungnya libur Thanksgiving, seiring berlanjutnya sentimen positif ekspektasi pemangkasan suku bunga Federal Reserve.
Seperti dilaporkan Reuters, indeks Dow Jones Industrial Average di Bursa Efek New York, Amerika Serikat, naik 289,3 poin, atau sekitar 0,61 persen, menjadi 47.716,42. Indeks S&P 500 meningkat 36,48 poin, atau sekitar 0,54 persen, menjadi 6.849,09. Indeks komposit Nasdaq menguat 151 poin, atau sekitar 0,65 persen, menjadi 23.365,69.
Dalam sepekan terakhir, indeks Dow Jones, S&P 500, dan komposit Nasdaq masing-masing naik 3,18 persen, 3,73 persen, dan 4,91 persen.
Bursa New York tutup lebih cepat dari hari biasa setelah berlangsungnya Thanksgiving.
Dari 11 sektor utama indeks S&P 500, hanya sektor kesehatan melemah dengan saham Eli Lilly anjlok 2,6 persen.
Saham perusahaan teknologi Intel meroket 10,2 persen setelah seorang analis TF Internasional Securities mengatakan bahwa Intel akan memulai pengiriman prosesor M Apple mulai 2027 mendatang.
Harga emas berjangka di COMEX New York Mercantile Exchange naik seiring melemahnya nilai tukar dolar AS. Harga emas untuk pengiriman Februari 2026 naik 1,3 persen menjadi US$4.254,9 per ons. Indeks dolar AS turun 0,12 persen.
Bursa saham Eropa menguat pada Jumat, dengan indeks STOXX 600 Eropa naik 0,23 persen,
Indeks FTSE 100 di Bursa Efek London, Inggris, naik 26,58 poin, atau sekitar 0,27 persen, menjadi 9.720,51. Indeks Dax 30 di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, meningkat 68,83 poin, atau sekitar 0,29 persen, menjadi 23.836,79.
Indeks Ibex 35 di Bolsa de Madrid, Spanyol, berakhir datar dengan pergerakan naik hanya 9,8 poin menjadi 16.371,6. Indeks Cac 40 di Euronext, Paris, Perancis, menguat 23,24 poin, atau sekitar 0,29 persen, menjadi 8.122,71.
Nilai tukar poundsterling melemah 0,2 persen terhadap dolar AS menjadi 1,3202 dolar AS per pound. Sedangkan terhadap euro, nilai tukar pound berada di kisaran 1,1418 euro per pound.

