ANALIS MARKET (25/1/2023) : IHSG Diproyeksi Masih Bergerak Bullish Jangka Pendek

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian NH Korindo Sekuritas menyebutkan, laporan keuangan emiten mendominasi sentiment ketiga indeks Wall Street dengan Dow Jones menguat 104 points, namun S&P500 dan Nasdaq melemah tipis walau kinerja kuartalan Microsoft berhasil keluar di atas ekspektasi pasar didukung oleh bisnis cloud-nya.

S&P Global Eurozone Manufacturing PMI (Jan.) naik ke angka 48.8 (vs 47.8 previous period & versus forecast 48.5), menunjukkan kontraksi yang lebih lunak pada kegiatan pabrikan.

Sementara S&P Global Eurozone Services PMI (Jan.) naik ke level 50.7 (vs 49.8 previous month & vs forecast 50.2), menunjukkan bulan pertama adanya ekspansi pada aktifitas jasa sejak Juli lalu, didukung oleh sektor teknologi, kesehatan & obat-obatan, serta jasa industri.

Last but not least, US Manufacturing PMI (Jan.) naik ke angka 46.8 (dari 46.2 previous period dan versus forecast 46); menunjukkan ekspansi usaha mulai berkembang dan menambah optimisme situasi ekonomi di tahun ini.

Sementara dari dalam negeri, kemarin (24/1), secara teknikal analis, IHSG terhentikan langkah bullish minor-trend ini persis di resistance trendline mid-term sekitar 6900 (High : 6906) dengan candle serupa Evening Star, merupakan tanda awal untuk sebuah trend reversal.

Pullback atau Konsolidasi wajar terjadi menguji Support di bilangan : 6840 / 6765-6725.

In overall, IHSG memang masih bergerak Sideways-Downtrend di dalam pola Falling Wedge.

Namun katalis sangat positif datang dari nilai tukar Rupiah yang bertahta di level 14887.5/USD, merupakan posisi terkuat sejak Agustus 2022 lalu.

IDR kemungkinan masih mampu lanjutkan penguatan menuju Support : 14800/USD didukung oleh sentiment survey Consensus Economics yang menunjukkan Eropa punya peluang terhindar dari resesi.

Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, analis NH Korindo Sekuritas menyarankan para investor / trader pasar modal Indonesia untuk tetap menunggu penembusan resistance yang solid (secara closing position) sebelum memutuskan untuk Average Up portfolio Anda, karena resistance 6900-6960 ini terbilang krusial untuk membebaskan IHSG menuju target level psikologis 7000.

“IHSG diproyeksi masih bergerak bullish jangka pendek,” sebut analis NH Korindo Sekuritas dalam riset Rabu (25/1).