Gubernur BI Optimis Inflasi Turun

Foto : istimewa

Pasardana.id - Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo menyikapi terjadinya kenaikan inflasi pada bulan Juli 2022.

Perry mengaku optimistis inflasi bisa turun, terutama karena cukupnya pasokan pangan hingga akhir tahun 2022.

Menurutnya, inflasi yang terjadi pada bulan Juli, masih dalam perkiraan BI. Kenaikan inflasi indeks harga konsumen (IHK), lanjutnya, terjadi karena gangguan pasokan dan harga pangan.

"Inflasi harga pangan pada bulan Juli adalah 11,47 persen yoy. Antara lain karena ada gangguan pasokan dari luar negeri dan harga-harga pangan," ujar Perry dalam konferensi pers KSSK pada Senin (1/8/2022).

Sementara dari faktor dalam negeri, kata Perry, adalah karena cuaca dan faktor musim.

Hal ini, dia yakini, tidak akan terjadi di bulan-bulan berikutnya.

Berdasarkan pantauan di 46 kantor-kantor BI, pasokan pangan untuk Agustus hingga Desember 2022 diyakini akan terus meningkat.

"Pasokan bawang, cabai merah, cabai rawit, telur ayam, daging sapi dan juga yang sekarang sudah bagus adalah minyak goreng. Kami perkirakan inflasi makanan itu akan turun," pungkasnya.