See More

16 Mei 2026, 11:30
16 Mei 2026, 10:59

15 Mei 2026, 12:47

15 Mei 2026, 11:41

15 Mei 2026, 11:11

14 Mei 2026, 14:10
PT PP (Persero)|pembangunan proyek|Pembangunan Sekolah Rakyat|Sumatera Barat|ptpp
Oleh: Ronal

Foto : istimewa
Pasardana.id - PT PP (Persero) Tbk (IDX: PTPP) terus mempercepat pembangunan Proyek Sekolah Rakyat Dharmasraya di Sumatera Barat.
Proyek senilai Rp244,32 miliar ini sebagai bagian dari dukungan terhadap program pemerataan akses pendidikan yang dijalankan pemerintah bersama Kementerian Pekerjaan Umum (PU).
Proyek ini juga ditujukan untuk menghadirkan fasilitas pendidikan yang layak, inklusif, dan berkelanjutan, khususnya bagi wilayah dengan tantangan geografis seperti Kabupaten Dharmasraya.
Sebagai informasi, hingga 3 Mei 2026, progres pembangunan tercatat mencapai 6,981 persen atau melampaui target rencana sebesar 6,890 persen.
Dengan demikian, proyek mencatat deviasi positif sebesar 0,091 persen di tengah tantangan akses dan logistik di wilayah yang tergolong terpencil.
Joko Raharjo, selaku Corporate Secretary PTPP mengatakan, pihaknya optimistis proyek tersebut dapat selesai lebih cepat dari target awal pada 20 Juni 2026.
Percepatan pembangunan itu dilakukan melalui sejumlah langkah optimalisasi tanpa mengabaikan kualitas pekerjaan dan aspek keselamatan kerja.
"PTPP berkomitmen untuk mendukung penuh program pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dalam pembangunan Sekolah Rakyat Dharmasraya ini. Walaupun proyek berada di wilayah dengan tantangan geografis yang cukup tinggi, kami telah melakukan berbagai optimalisasi seperti percepatan pengadaan material, penyesuaian metode dan sequence pekerjaan, serta peningkatan produktivitas tenaga kerja di lapangan," beber Joko, dikutip Senin (11/5).
Joko menambahkan, mereka juga mengoptimalkan pola kerja menjadi tiga shift dengan melibatkan sekitar 2.000 pekerja aktif di lapangan guna mempercepat penyelesaian proyek.
Kata Joko, seluruh proses percepatan pembangunan, juga tetap mengacu pada standar Quality, Health, Safety, and Environment (QHSE) serta prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) yang diterapkan perusahaan dalam setiap proyek infrastruktur.