Pola Transaksi Empat Saham Ini Masuk UMA
Pasardana.id - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) tengah mencermati pola transaksi saham PT Bhakti Multi Artha Tbk (IDX: BHAT), PT Transcoal Pacific Tbk (IDX: TCPI), PT NFC Indonesia Tbk (IDX: NFCX), dan PT Pelayaran Tempuran Emas Tbk (IDX: TMAS) terkait pergerakan harga saham perseroan yang di luar kebiasaan (Unusual Market Activity/UMA).
"Pengumuman UMA tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang Pasar Modal," tulis Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Lidia M Panjaitan, dan P.H. Kepala Divisi Pengaturan & Operasional Perdagangan BEI, Mulyana, dalam surat keterbukaan Informasi BEI, Kamis (20/5).
Sehubungan dengan terjadinya UMA atas perdagangan saham BHAT, TCPI, NFCX, dan TMAS, BEI meminta para investor untuk memperhatikan jawaban perusahaan tercatat atas permintaan konfirmasi bursa.
Selain itu, Bursa juga menghimbau agar para investor mencermati kinerja perusahaan tercatat dan keterbukaan informasinya, serta mengkaji kembali rencana corporate action perseroan apabila belum mendapatkan persetujuan RUPS, dan mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang dapat timbul di kemudian hari sebelum melakukan pengambilan keputusan investasi.
Sekadar informasi, pada penutupan perdagangan sesi I siang ini, Jumat (21/5) saham PT Bhakti Multi Artha Tbk (IDX: BHAT) tercatat ditutup melemah -1,65% atau turun -10 poin ke harga Rp595 per saham.
Sementara saham PT Transcoal Pacific Tbk (IDX: TCPI) pada jeda siang ini juga melemah -0,31% atau turun -25 poin ke harga Rp7.975 per saham.
Kemudian saham PT NFC Indonesia Tbk (IDX: NFCX) pada jeda siang ini, Jumat (21/5) terpantau naik 6,43% atau meningkat 300 poin ke harga Rp4.960 per saham.
Sedangkan saham PT Pelayaran Tempuran Emas Tbk (IDX: TMAS) pada sesi I ini, Jumat (21/5) tercatat ditutup stagnan di harga Rp352 per saham.

