Wall Street Melemah Dipicu Terpuruknya Saham Teknologi

foto: istimewa

Pasardana.id - Wall Street melemah pada Jumat (30/4/2021) dipicu terpuruknya saham sektor teknologi.

Seperti dilaporkan Reuters, indeks Dow Jones Industrial Average di Bursa Efek New York, Amerika Serikat, turun 185,51 poin, atau sekitar 0,54 persen, menjadi 33.874,85. Indeks S&P 500 merosot 30,30 poin, atau sekitar 0,72 persen, menjadi 4.181,17. Indeks komposit Nasdaq melemah 119,86 poin, atau sekitar 0,85 persen, menjadi 13.962,68.

Saham Alphabet yang merupakan perusahaan induk Google dan Apple Inc masing-masing merosot 1,64 persen dan 1,51 persen dipicu aksi ambil untung yang dilakukan para investor memanfaatkan lonjakan harga pada sesi sebelumnya.

Saham perusahaan media sosial Twitter terjun bebas 15,16 persen usai mengumumkan perlambatan pertumbuhan pengguna baru.

Tujuh dari 11 sektor utama S&P 500 berakhir di teritori negatif. Indeks sektor teknologi merosot sekitar 1 persen.

Harga emas berjangka di COMEX New York Mercantile Exchange tidak mengalami perubahan dari sesi sebelumnya pada Jumat. Harga emas untuk pengiriman Juni 2021 tetap US$1.768,30 per ons.

Nilai tukar dolar AS menguat dengan indeks dolar AS naik 0,75 persen menjadi 91,30.

Bursa saham Eropa melemah pada Jumat, dengan indeks STOXX 600 Eropa turun 0,3 persen, setelah data terbaru menunjukkan GDP Jerman berkontraksi 1,7 persen pada kuartal pertama 2021.

Indeks FTSE 100 di Bursa Efek London, Inggris, naik 8,33 poin, atau sekitar 0,12 persen, menjadi 6.969,81. Indeks Dax 30 di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, melemah 18,29 poin, atau sekitar 0,12 persen, menjadi 15.135,91.

Indeks Ibex 35 di Bolsa de Madrid, Spanyol, turun 8,20 poin, atau sekitar 0,10 persen, menjadi 8.815. Indeks Cac 40 di Euronext, Paris, Perancis, merosot 33,09 poin, atau sekitar 0,53 persen, menjadi 6.269,48.

Nilai tukar pound sterling melemah 0,2 persen terhadap dolar AS menjadi US$1,3922 per pound. Terhadap euro, nilai tukar pound berada di kisaran 1,1505 euro per pound.