See More

16 Mei 2026, 20:29

16 Mei 2026, 11:30
16 Mei 2026, 10:59

15 Mei 2026, 12:47

15 Mei 2026, 11:41

15 Mei 2026, 11:11
reksa dana|Bareksa|OVO|PT Manulife Aset Manajemen Indonesia
Oleh: Issa

Foto : istimewa
Pasardana.id - Kebiasaan berinvestasi, khususnya reksa dana, belum menjadi prioritas setidaknya bagi 5 dari 10 generasi milenial Indonesia, karena mereka menilai masih terlalu muda untuk berinvestasi reksa dana dan perlu memprioritaskan kebutuhan sehari-hari lainnya.
Fakta ini mengemuka di acara peluncuran layanan investasi yang dihadirkan oleh
OVO--platform
pembayaran digital, rewards dan layanan finansial terkemuka di Indonesia --
bekerja sama dengan
Bareksa--platform finansial dan investasi terintegrasi pertama di Indonesia,
yang diadakan secara virtual pada hari ini (Selasa, 26/1/2021) yang turut
menghadirkan financial coach, Philip Mulyana dan content creator dan
pengusaha muda, Fellexandro Ruby.
Mengacu pada data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Indeks Inklusi Keuangan di
Indonesia saat ini
mencapai 76,2%, sementara tingkat literasi keuangan menunjukkan angka yang
masih rendah
yaitu sebesar 38,0%, di mana literasi di area pasar modal hanyalah 1,7%.
Data ini berbanding lurus dengan survei yang dilakukan oleh OVO dan Kantar terkait dengan kebiasaan investasi pada generasi milenial, yang menemukan bahwa 6 dari 10 responden lebih suka memiliki tabungan daripada berinvestasi. 50% responden juga menilai investasi reksa dana memiliki risiko terlalu tinggi untuk keuangan mereka, salah satunya karena proses pencairannya yang tidak ramah dan lama untuk mendapatkan keuntungan.
Presiden Direktur OVO dan Co-Founder/CEO Bareksa, Karaniya Dharmasaputra mengungkapkan, peluncuran fitur Invest di aplikasi OVO guna menjawab tantangan yang ada di masyarakat, khususnya generasi milenial, untuk mulai membangun kebiasaan berinvestasi sejak dini.
"OVO didukung Bareksa sebagai Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD) meluncurkan
fitur Invest di aplikasi OVO. Ini
merupakan terobosan yang baru pertama kali terjadi di Indonesia dengan
melakukan integrasi e-money dan e-investment, sebagaimana halnya kita lihat
pada integrasi Alipay dan Yu e Bao di China, yang telah mencatatkan sukses
besar dalam mengenalkan investasi reksa dana secara masif di kalangan
milenial. Dalam mengembangkan terobosan ini, kami telah berkonsultasi dengan
Bank Indonesia (BI) dan OJK. Untuk itu, kami berterima kasih atas dukungan BI
dan OJK yang pro-inovasi dan visioner dalam pemanfaatan tekfin bagi
peningkatan inklusi keuangan dan pendalaman pasar keuangan kita," tutur
Karaniya.
Ditambahkan, peluncuran fitur Invest adalah bagian dari komitmen untuk membuka akses yang terjangkau, terpercaya, dan nyaman dalam pengelolaan investasi, khususnya bagi investor pemula.
Produk yang disediakan secara eksklusif di platform OVO adalah reksa dana pasar uang Manulife OVO Bareksa Likuid (MOBLI) yang dikelola oleh Manulife Aset Manajemen Indonesia, salah satu perusahaan manajemen investasi terbesar di dunia.
Sementara itu, Afifa, Presiden Direktur Interim dari Manulife Aset Manajemen Indonesia mengatakan, bahwa pihaknya menyambut baik kolaborasi dengan OVO dan Bareksa ini.
Sebagai salah satu perusahaan pengelola reksa dana yang terkemuka, terpercaya, dan terbesar di Indonesia, Manulife Aset Manajemen Indonesia (MAMI) berkomitmen untuk mengembangkan industri reksa dana di Indonesia.
"Sebagai wujud dari komitmen MAMI, kami secara aktif melakukan kegiatan edukasi finansial dan terus berinovasi serta berkolaborasi dengan para mitra untuk memberikan kemudahan akses bagi seluruh masyarakat Indonesia ke produk reksa dana. Kami secara aktif berkolaborasi dengan berbagai mitra, termasuk dengan mitra di industri keuangan digital. Kami percaya kolaborasi ini akan bermanfaat bagi masyarakat Indonesia dalam meningkatkan literasi dan inklusi reksa dana di Indonesia, ungkapnya.
Produk MOBLI, yang tersedia secara eksklusif hanya di aplikasi OVO pada halaman Invest sebagai platform e-money pertama yang menawarkannya, memiliki keunggulan yang salah satunya adalah pencairan dana dapat dilakukan secara langsung ke OVO Cash.
"Kami berharap, dengan adanya semua kemudahan ini, generasi milenial dapat mulai membangun kebiasaan berinvestasi sejak awal untuk mendapatkan manfaat finansial bagi kesejahteraan jangka panjang mereka ke depan," imbuh Afifa.
Karaniya menambahkan, reksa dana pasar uang MOBLI menghadirkan beberapa
keunggulan yang sangat bermanfaat untuk para investor, khususnya para generasi
milenial yang menginginkan kecepatan, kemudahan dan
tentunya keamanan dalam berinvestasi.
Beberapa diantaranya adalah investor bisa mulai berinvestasi reksa dana mulai dari Rp10.000,- dengan OVO Cash, yang diharapkan dapat membangun kebiasaan generasi milenial untuk mulai berinvestasi dengan cara yang terjangkau dan nyaman.
Selain itu, keunggulan lainnya adalah proses pencairan instan, yang memungkinkan investor dapat mencairkan investasi mereka langsung ke saldo OVO Cash, sehingga dapat segera digunakan bertransaksi saat ada kebutuhan.
MOBLI juga cocok bagi investor profesional yang ingin melakukan diversifikasi aset karena memiliki imbal hasil investasi yang menarik dengan tingkat risiko yang relatif rendah. Investor pun tidak akan dibebankan biaya pembelian maupun pencairan dana investasinya.