See More

17 Mei 2026, 12:43

17 Mei 2026, 12:24

16 Mei 2026, 20:29

16 Mei 2026, 11:30
16 Mei 2026, 10:59

15 Mei 2026, 12:47
IHSG|analisa market|FAC Sekuritas Indonesia
Oleh: Ivan

foto : ilustrasi (ist)
Pasardana.id Riset harian FAC Sekuritas menyebutkan, pada perdagangan kemarin (23/9/2020), IHSG ditutup melemah 16,13 poin (-0,33%) ke 4.917,96.
IHSG melanjutkan pelemahan seiring masih dominannya sentimen negatif yang menyelimuti.
Menkeu Sri Mulyani merevisi proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia Q3-2020 yang sebelumnya -1,1% hingga 0,2% menjadi -1% hingga - 2,9%.
Kondisi ekonomi dalam negeri masih tertekan seiring terus meningkatnya kasus baru Covid-19.
Di saat yang sama, Financial Crimes Enforcement Network (FinCEN) mengungkapkan, setidaknya ada 19 Bank nasional (BUMN & Swasta) yang teridentifikasi dalam transaksi pencucian uang tersebut.
Sementara Wall Street tadi malam ditutup melemah seiring aksi jual lanjutan pada saham-saham teknologi.
Di sisi lain, tensi hubungan AS-China masih memanas ditengah makin meningkatnya kasus baru Covid-19 di dunia.
DJIA (-1,92%), S&P 500 (-2,37%), dan Nasdaq (-3,02%).
Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, pada perdagangan hari ini, IHSG diperkirakan masih akan tertekan, sebut analis FAC Sekuritas dalam riset yang dirilis Kamis (24/9/2020).