KPAL Belum Tagih Piutang Senilai Rp113 Miliar, Akuntan Ganjar WDP

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id - PT Steadfast Marine Tbk (KPAL) mendapatkan predikat opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP) atas laporan keuangan tahun 2019.

Hal itu disebabkan belum tertagihnya piutang pendapatan senilai Rp113 miliar, karena perseroan belum menyerahkan pesanan kapal.  

Berdasarkan keterangan resmi emiten perakit kapal itu pada laman Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (10/7/2020), disebutkan bahwa opini WDP dikarenakan terdapat akun piutang pendapatan yang harus ditagih perseroan terkait dengan penyelesaian atas beberapa pembangunan kapal yang masih belum selesai pembangunannya hingga akhir 2019.

“Perseroan menargetkan dapat menyelesaikannya selambat-lambatnya pada tahun 2021,” bunyi keterangan tersebut.

Untuk diketahui, perseroan pada akhir 2019 mencatatkan pendapatan sebesar Rp141,1 miliar dan merugi Rp1,3 miliar. Tapi terdapat akun pendapatan yang harus ditagih Rp113,9 miliar.