Perdagangan Sesi 1, Sektor Industri Dasar Seret IHSG Melemah Ke Level 5.725

Foto : Pasardana.id

Pasardana.id - Pada penutupan perdagangan sesi 1 di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (26/2) siang ini, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali tertekan ke zona merah setelah turun 62 poin atau terkoreksi 1,1% ke level 5.724,900.

Terdapat 97 saham menguat, 249 saham melemah, dan sisanya stagnan. Adapun transaksi perdagangan mencapai Rp3,648 triliun dari 3,4 miliar lot saham yang diperdagangkan.

Lebih rinci, data perdagangan BEI menyebutkan, dari 10 sektor yang ada, seluruh indeks sektoral menyeret IHSG ke zona merah.

Penurunan terbesar tampak pada sektor industri dasar yang turun 3,84%. Kemudian sembilan sektor lainnya yang melemah, antara lain; sektor pertambangan yang turun 0,85%, sektor manufaktur yang turun 1,91%, selanjutnya sektor aneka industri turun 1,64%, sektor consumer yang turun 0,81%, sektor property turun 0,45%, sektor infrastruktur melemah 1,62%. Menyusul sektor perbankan  terkoreksi 0,48%, sektor Agri juga melemah 0,48% dan sektor perdagangan terkoreksi 0,63%.

Di sisi lain, Indeks LQ45 tercatat turun 12,355 poin atau melemah 1,31% menjadi 929,322, indeks Jakarta Islamic Index (JII) turun 12,261 poin atau -2,01% ke 597,319. Indeks IDX30 melemah 6,793 poin atau -1,31% ke 507,848 dan indeks MNC36 turun 4,124 poin atau terkoreksi 1.25% ke level 323,875.

Sepanjang sesi 1, Investor asing tercatat melakukan aksi beli sebesar Rp1,644 triliun dan aksi jual senilai Rp2,530 triliun. Dengan demikian, asing mencatatkan total net sell Rp886 miliar.