Bursa Asia Terhantam Ancaman Trump

foto: istimewa

Pasardana.id - Bursa saham Asia melemah secara signifikan pada Senin (6/5/2019), dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang terjun 1,9 persen, dipicu ancaman Presiden Amerika Serikat Donald Trump terhadap Tiongkok.

Seperti dilansir Reuters, dalam cuitan di akun Twitter miliknya, Trump menyebutkan bahwa perundingan dagang antara AS dan Tiongkok berlangsung dengan sangat lambat dan ia akan meningkatkan tarif terhadap produk impor senilai US$200 miliar dari Tiongkok menjadi 25 persen dari sebelumnya 10 persen.

Trump juga berencana untuk selanjutnya menetapkan tarif sebesar 25 persen terhadap produk impor senilai US$325 miliar dari Tiongkok.

Pemerintah Tiongkok telah menyebutkan berencana untuk membatalkan perundingan dagang dengan AS pekan ini sebagai respon terhadap ancaman Trump.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, terjun bebas 171,87 poin, atau sekitar 5,58 persen, menjadi 2.906,46. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong anjlok 871,73 poin, atau sekitar 2,90 persen, menjadi 29.209,82.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia merosot 52,10 poin, atau sekitar 0,82 persen, menjadi 6.238,70. Bursa saham di Asia Tenggara diliputi pelemahan, termasuk juga di Indonesia.

Bursa Efek Tokyo di Jepang masih tutup hari ini sehubungan libur perayaan “Golden Week” yang berlangsung sejak awal pekan lalu. Bursa Efek Korea di Seoul, Korea Selatan, tutup sehubungan berlangsungnya libur perayaan Hari Anak.