OPEC Tak Tingkatkan Produksi, Harga Minyak Dunia Melambung

foto: istimewa

Pasardana.id - Harga minyak dunia melambung pada Senin (24/9/2018) setelah OPEC (Organization of the Petroleum Exporting Countries) memutuskan untuk tidak meningkatkan produksi.

Harga minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman November 2018 melonjak US$1,30, atau sekitar 1,8 persen, menjadi US$72,08 per barel di New York Mercantile Exchange. Sedangkan harga minyak mentah Brent untuk pengiriman November 2018 melambung US$2,40, atau sekitar 3,1 persen, menjadi US$81,20 per barel di London ICE Futures Exchange.

Negara-negara anggota OPEC dan negara-negara produsen minyak mentah lainnya termasuk Rusia melakukan pertemuan di Aljazair pada Minggu (23/9/2018). Tidak ada rekomendasi formal peningkatan produksi untuk menutupi penurunan pasokan dari Iran sebagai hasil pertemuan tersebut.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump sebetulnya telah meminta OPEC untuk mengupayakan penurunan harga minyak dunia. Namun pada akhirnya permintaan tersebut tidak diindahkan. “Saya tidak mempengaruhi harga,” kata Menteri Energi Arab Saudi Khalid al-Falih kepada para reporter, seperti dikutip Reuters.  

Trader komoditas Trafigura dan Mercuria menyebut harga minyak mentah Brent dapat mencapai US$90 per barel pada akhir tahun dan melampaui US$100 pada awal 2018 sebagai dampak pengimplementasian sanksi AS terhadap Iran pada November mendatang.

Menurut JPMorgan, sanksi AS terhadap Iran dapat menyebabkan berkurangnya pasokan minyak mentah terhadap pasar global sebesar 1,5 juta barel per hari. Sedangkan menurut Mercuria, penurunan pasokan terhadap pasar global mencapai 2 juta barel per hari.