London FTSE Menguat 22,26 Poin

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks FTSE 100 di Bursa Efek London, Inggris, menguat 22,26 poin, atau sekitar 0,32 persen, pada Kamis (22/12/2016) dari sesi sebelumnya, menjadi 7.063,68.

Seperti dilansir BBC News, salah satu saham dengan peningkatan tertinggi adalah saham grup konsultan bisnis DCC, yang meningkat lebih dari 3 persen.

Sementara itu saham-saham perusahaan tambang mengalami pelemahan akibat penurunan harga tembaga, seng, dan nikel. Harga tembaga turun ke level terendah dalam sebulan terakhir setelah sebuah laporan menunjukkan bahwa impor logam Tiongkok melambat dengan tajam pada November.

Saham BHP Billiton merosot 1,6 persen, Rio Tinto turun 1 persen, dan Anglo American melemah 0,7 persen. Jasper Lawler, analis pasar senior London Capital Group menyebut tahun depan saham-saham pertambangan akan makin turun jika permintaan tidak pulih dan tingkat persediaan tidak mengalami penurunan.

Dalam pasar mata uang, nilai tukar pound sterling turun 0,47 persen terhadap dolar Amerika Serikat menjadi US$1,2296 per pound. Sedangkan terhadap euro turun 0,77 persen menjadi 1,175 euro per pound.

Indeks Dax 30 di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, melemah 12,54 poin, atau sekitar 0,11 persen, menjadi 11.456,10. Indeks Ibex 35 di Bolsa de Madrid, Spanyol, turun 38,10 poin, atau sekitar 0,41 persen, menjadi 9.333,60. Indeks Cac 40 di EuroNext Paris, Perancis, berakhir datar dengan pergerakan naik hanya 0,81 poin menjadi 4.834,63.