Asing Beli Saham Rp4,592 Triliun, IHSG Ditutup Naik 12,334 Poin

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id - Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat, (29/1) berlangsung marak dan bergairah. Maraknya transaksi saham hari ini, karena ditopang oleh pembelian investor asing terhadap sejumlah saham unggulan berkapitalisasi pasar besar. Optimisme atas prospek kinerja emiten BEI tahun ini mendorong asing berburu saham blue chips.

Tercatat, transaksi beli investor asing di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (29/1) mencapai Rp4,592 triliun, sedangkan transaksi jual sebesar Rp3,177 triliun. Dengan demikian transaksi beli bersih investor asing di BEI hari ini mencapai Rp1,415 triliun.

Peningkatan pembelian bersih investor asing tampaknya mendorong Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) BEI, Jumat (29/1), naik 12,334 poin (0,268%) menjadi 4.615,163 poin dari 4,602,83 poin, Kamis (28/1). Adapun total volume perdagangan di BEI mencapai 5,239 miliar saham senilai Rp8,369 triliun dengan frekuensi 268.742 kali transaksi.

Kenaikan harga saham emiten berkapitalisasi pasar di atas Rp200 triliun menjadi salah satu pendorong peningkatan IHSG pada transaksi akhir pekan ini. Emiten tersebut adalah HM Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) yang harga sahamnya naik Rp80 menjadi Rp3.340 per unit, berikut Astra International (ASII) dengan kenaikan harga sebesar Rp200 jadi Rp6.450 per unit, dan Bank Mandiri (BMRI) naik Rp100 ke Rp9.600 per unit.

Menurut data Bursa Efek Indonesia (BEI), harga saham Asuransi Jasa Tania (ASJT) mencatat kenaikan harga tertinggi yakni sebesar 32,91% menjadi Rp210 per unit. Sedangkan saham Lippo General Insurance mengalami penurunan harga terbesar, yaitu 10% menjadi Rp4.050 dari harga penutupan Kamis (28/1) sebesar Rp4.500 per unit.