Sentimen Jual Investor Berlanjut, IHSG Sesi I Kamis Turun 4,951 Poin

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id - Aksi ambil untung investor terhadap berbagai saham unggulan tampak masih berlanjut di Bursa Efek Indonesia (BEI). Pelaku pasar ternyata tidak ingin mengambil risiko lebih besar sehingga terus menjual sahamnya. Sentimen jual yang dimotori investor asing menyebabkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) turun 4,951 poin (0,111%) menjadi 4.459,231 poin pada transaksi, sesi I, Kamis (10/12).

Data Bursa Efek Indonesia menunjukkan, terdapat 142 saham ditutup melemah dari 318 saham yang diperdagangkan sesi I Kamis ini. Sementara 103 saham yang membukukan gain, dan 73 saham lainnya stagnan. Total volume saham yang berhasil diperdagangkan di BEI sesi I Kamis ini mencapai 2,893 miliar unit dengan nilai transaksi Rp2,504 triliun.

Penurunan IHSG pada perdagangan saham sesi I Kamis ini antara lain disebabkan oleh merosotnya harga saham blue chips penggerak BEI. Kelompok saham tersebut antara lain Telekomunikasi Indonesia (TLKM), Bank Mandiri (BMRI), Bank Negara Indonesia (BBNI), Indofood CBP Sukses Makmur (BBRI), dan saham Semen Indonesia (SMGR).

Hingga penutupan perdagangan sesi I Kamis, harga saham TLKM turun Rp5 ke Rp3.010 per unit, BMRI turun sebesar Rp150 menjadi Rp8.850 per unit, BBNI turun Rp30 menjadi Rp4.965 per unit, ICBP turun Rp275 menjadi Rp11.900 per unit, dan saham SMGR harganya turun Rp25 menjadi Rp10.950 per unit. Sampai penutupan transaksi sesi I Kamis, investor asing mencatat penjualan bersih di BEI sebesar Rp445,158 miliar.