Investor Profit Taking, IHSG Sesi I Ditutup Turun 51,138 Poin

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi pertama, Kamis (7/1) ditutup turun 51,138 poin (1,109%) menjadi 4.557,84 poin dari penutupan Rabu (6/1), 4.608,98 poin. Ini seiring aksi profit taking investor atas sebagian saham unggulan. Tercatat, harga saham 180 dari 342 emiten yang sahamnya ditransaksikan di BEI sesi I.

Penurunan harga saham ini meliputi emiten berkapitalisasi pasar di atas Rp200 triliun, yaitu H.M. Sampoerna Tbk (HMSP), Unilever Indonesia Tbk (UNVR), Bank Central Asia Tbk (BBCA), Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) dan Astra International Tbk (ASII).

Pada sesi pertama Kamis (7/1), harga saham HMSP ditutup turun 2,59% jadi Rp92.000 per unit. Adapun harga saham UNVR turun 2,47% ke Rp36.500, BBCA turun 0,76% jadi Rp13.100, BBRI turun 0,87% ke Rp11.425, TLKM turun 1,38% ke Rp3.205, dan ASII turun 0,41% jadi Rp6.050 per saham.

Menurut data Bursa Efek Indonesia (BEI), emiten yang harga sahamnya mencatat penurunan terbesar adalah Asuransi Bintang Tbk (ASBI), yaitu 10% menjadi Rp360 per unit. Sedangkan saham Kedaung Indah Can Tbk (KICI) mengalami kenaikan harga tertinggi, yaitu 13,73% menjadi Rp265 pada sesi pertama Kamis (7/1), dari harga penutupan Rabu (6/1) sebesar Rp233 per unit. (*)