Investor Kembali Jual Saham Blue Chips, IHSG Sesi I Turun 25,462 Poin

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan saham sesi I, Kamis (24/3), ditutup turun 25,462 poin (0,525%) menjadi 4.828,714 poin dari penutupan Rabu (23/3), di posisi 4.854,18 poin. Penurunan indeks siang ini dipicu aksi jual investor terhadap sejumlah saham unggulan yang berkapitalisasi pasar besar.

Emiten yang harga sahamnya ditutup turun pada Kamis siang ini antara lain emiten berkapitalisasi pasar di atas Rp200 triliun, yaitu Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk (HMSP), berikut saham Bank Central Asia Tbk (BBCA), Unilever Indonesia Tbk (UNVR), Astra International Tbk (ASII) dan saham Bank Mandiri Tbk (BMRI).

Pada transaksi sesi pertama Kamis ini, tercatat harga saham HMSP turun sebesar Rp400 menjadi Rp99.600 per unit, diusul harga BBCA turun Rp200 ke Rp13.300 per unit, UNVR turun Rp475 ke level Rp42.525 per unit, ASII turun sebesar Rp75 menjadi Rp7.325 per unit, dan saham BMRI turun sebesar Rp25 menjadi 10.225 per unit.

Menurut data Bursa Efek Indonesia (BEI), saham Central Omega Resources Tbk (DKFT) mengalami kerugian harga terbesar dengan penurunan 9,97% menjadi Rp262 dari harga penutupan Rabu (23/3) sebesar Rp291 per unit. Sedangkan saham Triwira Insanlestari Tbk (TRIL) meraih kenaikan harga tertinggi, yaitu 20% menjadi Rp66 per unit.

Dari 368 saham yang diperdagangkan investor pada Kamis siang ini, tercatat 158 saham terkoreksi, 87 saham stagnan, dan selebihnya 123 saham naik. Total volume saham yang diperdagangkan Kamis siang ini sebanyak 2,651 miliar unit senilai Rp2,344 triliun dengan frekuensi 124.686 kali transaksi. Hingga penutupan transaksi sesi I Kamis, investor asing mencatat penjualan bersih di Bursa Efek Indonesia Rp155,607 miliar.