ANALIS MARKET (22/3/2018) : IHSG Hari Ini Diprediksi Kembali Menguat
Pasardana.id – Riset harian OSO Securities menyebutkan, indeks harga saham gabungan (IHSG) ditutup rebound sebesar 1.1% ke level 6,312, kemarin (21/3). Secara teknikal analis, IHSG sudah membentuk swing low setelah menyentuh area support classic dengan indikator Stochastic golden cross, RSI bullish dan MACD histogram bergerak ke arah positif serta volume meningkat tipis.
Sementara itu, indeks utama bursa Wall Street ditutup dalam teritori negatif pada perdagangan Kamis (21/03). Indeks Dow Jones turun 0.18% ke level 24,682.31, S&P tertekan 0.18% ke level 2,711.93, dan Nasdaq melemah 0.26% ke level 7,345.29.
Pasca kenaikan suku bunga The Fed ke level 1.75% semalam nampaknya masih menjadi salah satu pemberat indeks, dimana menyusul keputusan tersebut, imbal hasil obligasi Treasury AS 10 tahun kembali bergerak mendekati 3% atau telah menyentuh level tertingginya yakni 2.93%.
Adanya kenaikan imbal hasil tersebut, menunjukkan pelaku pasar kembali mencermati hasil pertemuan atas kenaikan suku bunga tersebut.
Sementara itu, pejabat The Fed menyatakan, suku bunga tersebut masih membutuhkan kenaikan sebanyak dua kali lagi ditahun ini serta tiga kali di tahun 2019.
Adapun indeks sektoral yang melemah cukup dalam yakni utility dan real estate dengan masing-masing turun sebesar 0.39% dan 0.93%.
“Menyikapi beberapa kondisi tersebut diatas, kami perkirakan IHSG kembali menguat dengan pergerakan di kisaran 6,295 - 6,350,” sebut analis OSO Securities, dalam laporan riset yang dirilis Kamis (22/3/2018).

