ANALIS MARKET (24/10/2018) : IHSG Hari Ini Diprediksi Memiliki Ruang Menguat

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian Kiwoom Sekuritas menyebutkan, diperdagangan kemarin (23/10) indeks harga saham gabungan (IHSG) ditutup terkoreksi 42.54 poin (-0.73%) ke level 5,797. Penekan terbesar penurunan indeks di kontribusi oleh sektor infrastruktur (-2.01%) dan pertambangan (-1.40%) sedangkan sektor yang menguat hanya aneka industri (+0.48%).

Analis Kiwoom Sekuritas, Maximilianus Nicodemus mengungkapkan, pada akhirnya penantian pengumuman BI Rate tiba, Bank Indonesia pada akhirnya menahan kenaikkan tingkat suku bunganya saat ini, menyiapkan amunisi ketika volatilitas meninggi jelang kenaikkan tingkat suku bunga The Fed pada bulan Desember nanti.

“Namun kami menilai, Bank Indonesia kehilangan kesempatan apabila memang ingin menggunakan strategi didepan kurva, karena kalau seperti ini akan terlihat bahwa Bank Indonesia hanya bereaksi tatkala volatilitas Rupiah meninggi, capital outflow terjadi, dan kenaikkan The Fed juga terjadi,” jelas Nico dalam laporan riset yang dirilis Rabu (24/10/2018).

Ditambahkan, menjelang pemilu kongres AS yang akan digelar 6 November mendatang, pemerintah Trumph akan memotong 10% pajak penghasilan masyarakat Amerika Serikat dari golongan menengah ke bawah.

Kebijakan tersebut di rencanakan sebelum pemilihan kongres di November mendatang. Tentunya kebijakan ini dapat dilihat sebagai salah satu strategi dalam mendapatkan dukungan, dimana partai Republik yang mengusungnya, berupaya sebagai partai yang mayoritas untuk duduk di Senat dan Dewan Perwakilan.

“Menyikapi beberapa factor tersebut diatas, Indeks IHSG hari ini diprediksi memiliki ruang menguat dengan support dan resistance di level 5,780 - 5,831,” sebut Nico.