Laba Alphabet Meningkat 21 Persen pada Kuartal Kedua 2017

foto: istimewa

Pasardana.id - Alphabet Inc pada Selasa (25/7/2017) merilis laporan yang menyebutkan peningkatan laba perusahaan sebesar 21 persen dalam kuartal kedua 2017.

Seperti dilansir Reuters, perusahaan induk dari Google Inc dan YouTube tersebut meraih laba bersih US$3,5 miliar dari pendapatan sebesar US$26 miliar. Laba mungkin akan jauh lebih besar andaikata Alphabet tidak harus membayara denda antitrust kepada Uni Eropa sebesar US$2,7 miliar.

Berkurangnya laba Alphabet akibat harus membayar denda kepada Uni Eropa membuat saham perusahaan turun sekitar 3 persen setelah sesi perdagangan di Wall Street usai pada Senin (24/7/2017).

Sampai Juli ini, saham Alphabet telah meningkat 26 persen dari awal tahun.

Alphabet menyatakan biaya operasional perusahaan meningkat lebih cepat dari penjualan. Cost of revenue Alphabet meningkat 28 persen, jauh di atas pertumbuhan laba. Peningkatan biaya berasal dari peningkatan biaya yang harus dibayar Alphabet untuk mendatangkan traffic ke search engine.

Dengan peningkatan laba pada kuartal kedua 2017, Alphabet saat ini memiliki dana sebesar US$15,7 miliar dalam bentuk kas dan setara kas, sedangkan dana lainnya dalam bentuk sekuritas sebesar US$79 miliar.

Tahun ini, Google diperkirakan akan meraih US$73,75 miliar dari laba bersih pendapatan iklan digital global. Pada kuartal kedua 2017, pendapatan iklan Google meningkat 18,4 persen menjadi US$22,67 miliar.

Sedangkan perusahaan rival Google dalam meraup laba iklan digital, Facebook, diperkirakan meraih US$36,29 miliar. Menurut perusahaan riset eMarketer, Google dan Facebook menguasai 49 persen pasar iklan digital global.