London FTSE Berakhir Datar
Pasardana.id - Indeks FTSE 100 di Bursa Efek London, Inggris, berakhir datar pada Kamis (25/5/2017). Angka indeks hanya menguat 2,81 poin dari sesi sebelumnya menjadi 7.517,71. Angka penutupan sangat dekat dengan rekor tertinggi 7.522,03.
Angka indeks terpengaruh hasil pertemuan OPEC (Organization of the Petroleum Exporting Countries) di Wina, Austria, yang memutuskan untuk memperpanjang kesepakatan pengurangan produksi minyak mentah selama sembilan bulan sampai Maret 2018. Upaya ini dilakukan untuk menekan persediaan global berlebih yang memberi tekanan terhadap pasar.
Keputusan tersebut memicu harga minyak dunia turun tajam dan menyebabkan saham sektor energi jatuh, menjadi sektor dengan penurunan tercuram pada Kamis.
“OPEC sebetulnya memiliki kesempatan hari ini, namun mereka gagal memanfaatkannya. Perpanjangan kesepakatan selama sembilan bulan tak cukup untuk mendongkrak harga minyak dunia karena kita akan melihat membanjirnya minyak serpih Amerika Serikat untuk memenuhi permintaan,†kata Neil Wilson, analis ETX Capital di London, seperti dikutip Reuters.
Saham British Petroleum anjlok 1,1 persen akibat penurunan harga minyak dunia. Saham perusahaan tambang Anglo American turun 1,47 persen dan saham Rio Tinto melemah 0,55 persen, sedangkan saham Glencore naik 0,17 persen.
Saham perusahaan tambang terpengaruh peningkatan harga tembaga yang mencapai harga tertinggi dalam tiga pekan terakhir setelah gangguan yang dialami tambang tembaga Grasberg di Indonesia terus berlanjut.
Saham 31 Group naik 3,7 persen setelah broker meningkatkan target harga ekuitas swasta dan modal usaha perusahaan. Saham Intermediate Capital Group meroket 14 persen setelah merilis laporan tahunan yang memuaskan, sedangkan saham GVC Holdings naik 2 persen berkat hasil positif pada kuartal pertama 2017.
Saham grup media Daily Mail dan General Trust anjlok 6,9 persen setelah menyatakan pendapatan perusahaan dari bisnis informasinya akan lebih rendah dari perkiraan akibat terjadinya penurunan laba pada semester pertama.
Dalam pasar mata uang, nilai tukar pound sterling turun 0,16 persen terhadap dolar AS menjadi US$1,2953 per pound. Sedangkan terhadap euro turun 0,12 persen menjadi 1,1551 euro per pound.
Indeks Dax 30 di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, turun 21,15 poin, atau sekitar 0,17 persen, pada Kamis menjadi 12.621,72. Indeks Ibex 35 di Bolsa de Madrid, Spanyol, menguat 30,30 poin, atau sekitar 0,28 persen, menjadi 10.937,70. Indeks Cac 40 di EuroNext Paris, Perancis, berakhir datar dengan pergerakan turun 4,18 poin menjadi 5.337,16.

