London FTSE Merosot 67,05 Poin

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks FTSE 100 di Bursa Efek London, Inggris, merosot 67,05 poin, atau sekitar 0,89 persen, pada Kamis (18/5/2017) dari sesi sebelumnya, menjadi 7.436,42.

Seperti dilansir BBC News, angka indeks merosot setelah kontroversi politik di Amerika Serikat terkait Presiden AS Donald Trump terus meruncing dan berpengaruh buruk terhadap sentimen pasar. Kekisruhan sehubungan dengan pemecatan James Comey dari jabatan Direktur FBI memunculkan skeptisisme terhadap kemampuan Trump mewujudkan reformasi pajak dan aturan.

Pelemahan seperti di bursa Inggris juga terjadi di bursa-bursa utama Eropa lainnya. Indeks Dax 30 di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, turun 41,55 poin, atau sekitar 0,33 persen, menjadi 12.590,06. Indeks Ibex 35 di Bolsa de Madrid, Spanyol, melemah 101,20 poin, atau sekitar 0,94 persen, menjadi 10.684,90. Indeks Cac 40 di EuroNext Paris, Perancis, melorot 28,16 poin, atau sekitar 0,53 persen, menjadi 5.289,73.

Nilai tukar pound sterling menguat 0,25 persen terhadap dolar AS menjadi US$1,3003 per pound, nilai tukar tertinggi sejak September lalu. Tingginya nilai tukar pound terhadap dolar AS turut menyebabkan pelemahan indeks FTSE 100. Terhadap euro, pound menguat 0,59 persen menjadi 1,1687 euro per pound.

Penguatan pound disebabkan data terbaru penjualan ritel Inggris yang lebih baik dari perkiraan, selain juga karena terus melemahnya dolar AS akibat kondisi politik di Negeri Paman Sam.

Meski indeks FTSE 100 merosot, namun beberapa saham mengalami kenaikan. Saham Burbery meningkat 4,69 persen meski rumah mode berkelas asal Inggris tersebut melaporkan penurunan laba tahunan. Sedangkan saham Royal Mail naik 1,04 persen setelah mengumumkan peningkatan laba tahunan sebesar 25 persen.