London FTSE Kembali Berakhir Datar
Pasardana.id - Indeks FTSE 100 di Bursa Efek London, Inggris, berakhir datar pada Jumat (21/4/2017). Angka indeks hanya bergerak turun 3,99 poin menjadi 7.114,55. Telah dua hari beruntun angka indeks berakhir datar. Dalam sepekan, indeks FTSE 100 anjlok 2,9 persen.
“FTSE mengalami pekan yang buruk meski hasil laporan keuangan perusahaan-perusahaan yang telah dirilis bervariasi. Akan dipercepatnya pemilihan umum di Inggris telah menciptakan ketidakpastian pasar untuk jangka pendek,†kata Mark Ward, kepala perdagangan saham Sanlam Securities, seperti dikutip BBC News.
Saham Marks and Spencer (M&S) menjadi salah satu saham dengan kinerja terbaik pada Jumat setelah para analis Barclays memberi acungan jempol terhadap rencana restrukutrisasi manajemen perusahaan ritel pakaian tersebut dan memberikan peringkat “overweight†terhadap saham M&S. Dampaknya saham M&S naik 1,92 persen.
“M&S tak bisa menghindari arah pergerakan industri, namun mereka terbantu basis konsumen yang lebih tua dan lebih kaya. Kami memperkirakan makanan akan mencakup 64 persen penjualan di Inggris pada 2020, terus meningkat secara stabil sejak 2010,†ungkap catatan para analis Barclays.
Tak banyak berita korporasi untuk menggerakkan harga saham pada Jumat. Salah satu pergerakan yang terjadi adalah saham Reckitt Benckiser yang turun 0,9 persen setelah melaporkan penjualan kuartal pertama 2017 yang datar dari kuartal sebelumnya.
Dalam pasar mata uang, nilai tukar pound sterling turun 0,3 persen menjadi US$1,2777 per pound. Sedangkan terhadap euro, nilai tukar pound turun 0,13 persen menjadi 1,1942 euro per pound.
Indeks Dax 30 di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, menguat 21,25 poin, atau sekitar 0,18 persen, pada Jumat menjadi 12.048,57. Indeks Ibex 35 di Bolsa de Madrid, Spanyol, berakhir datar dengan pergerakan naik hanya 4,5 poin menjadi 10.377. Indeks Cac 40 di EuroNext Paris, Perancis, turun 18,71 poin, atau sekitar 0,37 persen, menjadi 5.059,20.

