London FTSE Berakhir Datar

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks FTSE 100 di Bursa Efek London, Inggris, berakhir datar pada Kamis (20/4/2017). Angka indeks hanya bergerak naik 4,18 poin menjadi 7.118,54.

Seperti dilansir BBC News, pergerakan angka indeks terbatasi setelah Perdana Menteri Inggris Theresa May mengajukan dimajukannya pemilihan umum di Negeri Ratu Elizabeth menjadi 8 Juni 2017 dari sebelumnya 7 Mei 2020. Parlemen Inggris menyepakati keinginan May tersebut pada Rabu (19/4/2017).

Saham department stores mendapat perhatian tersendiri di lantai bursa London setelah Debenhams mengumumkan akan ditutupnya 10 cabang yang menunjukkan kinerja penjualan yang kurang memuaskan. Akibatnya saham Debenhams turun 5 persen.

Saham Marks & Spencer turun 1,3 persen setelah menginformasikan para investor rencana penutupan beberapa cabang yang kurang menguntungkan dan pembukaan cabang baru lainnya.

Sementara itu, saham Unilever berakhir dengan menguat 0,3 persen setelah mengalami peningkatan penjualan sebesar 3 persen pada kuartal pertama 2017, lebih tinggi dari perkiraan. Pada Februari, Unilever menolak upaya takeover perusahaan asal Amerika Serikat Kraft Heinz.

Dalam pasar mata uang, nilai tukar pound sterling meningkat 0,5 persen terhadap dolar AS menjadi US$1,284 per pound.

Indeks Dax 30 di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, menguat tipis 10,87 poin, atau sekitar 0,09 persen, menjadi 12.027,32. Indeks Ibex 35 di Bolsa de Madrid, Spanyol, berakhir datar dengan pergerakan naik 2,20 poin menjadi 10.372,50. Indeks Cac 40 di EuroNext Paris, Perancis, menguat 74,18 poin, atau sekitar 1,48 persen, menjadi 5.077,91.