London FTSE Melemah 24,14 Poin
Pasardana.id - Indeks FTSE 100 di Bursa Efek London, Inggris, melemah 24,14 poin, atau sekitar 0,33 persen, dari sesi sebelumnya pada Senin (6/3/2017), menjadi 7.350,12.
Seperti dilansir BBC News, pelemahan angka indeks dipengaruhi merosotnya saham perusahaan-perusahaan tambang seiring jatuhnya harga tembaga. Saham Anglo American merosot 2,8 persen, sedangkan saham Glencore melemah 3,5 persen.
Merosotnya saham tambang menutupi lonjakan naik saham Standard Life sebesar 6 persen setelah meraih kesepakatan merger dengan Aberdeen Asset Management untuk menciptkan perusahaan tunggal dengan nilai aset mencapai 660 miliar pound sterling. Saham Aberdeen Asset Management yang terdaftar dalam FTSE 250 naik 4 persen berkat kesepakatan merger tersebut.
Perbankan di penjuru Eropa berada dalam tekanan setelah Deutsche Bank mengumumkan rencana untuk mengumpulkan dana senilai 8 miliar euro melalui penjualan saham untuk memperkuat kondisi keuangannya. Saham Deutsche yang ditransaksikan di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, turun 3,8 persen akibatnya.
Dalam pasar mata uang, nilai tukar pound turun 0,4 persen terhadap dolar Amerika Serikat menjadi US$1,2247. Namun tak berubah terhadap euro, dengan nilai tukar 1,1567 euro per pound.
Indeks Dax 30 di Bursa Efek Frankfurt turun 68,96 poin, atau sekitar 0,57 persen, pada Senin, menjadi 11.958,40. Indeks Ibex 35 di Bolsa de Madrid, Spanyol, berakhir datar dengan pergerakan naik hanya 5,60 poin menjadi 9.804,10. Indeks Cac 40 di EuroNext Paris, Perancis, melemah 22,94 poin, atau sekitar 0,46 persen, menjadi 4.972,19.

