London FTSE Merosot 53,62 Poin

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks FTSE 100 di Bursa Efek London, inggris, merosot 53,62 poin, atau sekitar 0,73 persen, pada Rabu (22/3/2017) dari sesi sebelumnya, menjadi 7.324,72.

Seperti dilansir BBC News, angka indeks merosot dipicu pelemahan yang terjadi di Wall Street. Harga saham-saham turun di tengah kekhawatiran para investor bahwa Presiden Amerika Serikat Donald Trump tak akan mampu mewujudkan berbagai janji reformasi kebijakan, termasuk pengurangan pajak bagi rakyat Negeri Paman Sam.

Sebelum turun dua sesi beruntun, indeks FTSE meningkat empat sesi beruntun. Tiga sesi beruntun terakhir dari empat sesi tersebut berakhir dengan angka penutupan tertinggi rekor baru.

Saham perusahaan ritel Kingfisher memimpin top losers dengan penurunan 5,1 persen meski mengumumkan peningkatan laba tahunan sebesar 8,3 persen. Para investor lebih memperhatikan dampak ketidakpastian kondisi politik di Inggris dan Perancis yang dapat mempengaruhi penjualan Kingfisher tahun ini.

Sementara itu saham perusahaan tambang logam mulia Antofagasta, Anglo American, dan Fresnillo memimpin top gainers dengan peningkatan di kisaran 1,4 sampai 1,7 persen. Para investor beralih ke saham yang terkait dengan logam mulia di tengah kondisi ketidakpastian.

Nilai tukar pound sedikit meningkat terhadap dolar AS menjadi US$1,248 per pound. Terhadap euro juga sedikit meningkat menjadi 1,1544 euro per pound.

Di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, indeks Dax 30 melemah 58,01 poin, atau sekitar 0,48 persen, menjadi 11.904,12. Indeks Ibex 35 di Bolsa de Madrid, Spanyol, naik 17,40 poin, atau sekitar 0,17 persen, menjadi 10.229,30. Indeks Cac 40 di EuroNext Paris, Perancis, turun 7,73 poin, atau sekitar 0,15 persen, menjadi 4.994,7.