London FTSE Kembali Capai Angka Penutupan Rekor Baru
Pasardana.id - Indeks FTSE 100 di Bursa Efek London, Inggris, kembali mencapai angka penutupan tertinggi rekor baru pada Senin (20/3/2017). Angka indeks bergerak naik 4,85 poin menjadi 7.429,81. Telah tiga sesi beruntun rekor tercipta.
Seperti dilansir BBC News, saham Dixons Carphone memimpin top gainers dengan peningkatan 2,6 persen. Saham perusahaan asuransi Direct Line dan Admiral sama-sama meningkat signifikan 1,7 persen.
Saham Associated British Foods menguat 1,7 persen setelah Goldman Sachs meningkatkan rangking saham perusahaan pemilik jaringan ritel pakaian Primark tersebut dari â€Ã‹Å“netralâ€Ã¢â€ž¢ menjadi â€Ã‹Å“buyâ€Ã¢â€ž¢.
Sementara itu, saham Royal Bank of Scotland memimpin top losers dengan penurunan 1,6 persen. Saham Vodafone melemah 0,3 persen setelah para investor Vodafone tak terpengaruh kabar bahwa Vodafone telah melakukan merger bisnis di India, dengan Cellular yang merupakan jaringan operator telepon seluler terbesar ketiga di negara tersebut. Merger yang terjadi menghasilkan jaringan operator telepon seluler terbesar di India.
Nilai tukar pound sterling turun setelah pemerintah Inggris menyatakan akan secara resmi mengabarkan kepada Uni Eropa akan keluarnya Negeri Ratu Elizabeth dari keanggotaan pada Rabu (22/3/2017). Kabar akan diaktifkannya Article 50 membuat pound melemah 0,4 persen terhadap dolar AS menjadi US$1,2344 per pound. Sedangkan terhadap euro turun 0,4 persen menjadi 1,1494 euro per pound.
Indeks Dax 30 di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, turun 42,34 poin, atau sekitar 0,35 persen, menjadi 12.052,90 pada Senin. Indeks Ibex 35 di Bolsa de Madrid, Spanyol, melemah 31,80 poin, atau sekitar 0,31 persen, menjadi 10.214. Indeks Cac 40 di EuroNext Paris, Perancis, melorot 17,08 poin, atau sekitar 0,34 persen, menjadi 5.012,16.

