London FTSE Menguat 11,85 Poin
Pasardana.id - Indeks FTSE 100 di Bursa Efek London, Inggris, menguat 11,85 poin, atau sekitar 0,17 persen, pada Rabu (4/1/2017) dari sesi sebelumnya, menjadi 7.189,74, level rekor tertinggi baru.
Seperti dilansir BBC News, angka indeks menghabiskan sebagian besar sesi di teritori negatif akibat anjloknya saham Next sebesar 14 persen, setelah perusahaan ritel pakaian tersebut menyatakan penurunan penjualan hingga 0,4 persen sampai Natal lalu dan akan meraih laba setahun penuh yang berada di tingkatan rendah dari estimasi.
Next juga menyebut 2017 akan menjadi tahun berikutnya yang penuh tantangan dan memperkirakan penurunan laba. Anjloknya saham Next berpengaruh terhadap saham perusahaan ritel lainnya, dengan saham M&S anjlok 6,1 persen dan saham perusahaan induk Primark, Associated British Foods, merosot 3,7 persen.
Indeks FTSE 100 berakhir menguat setelah saham sektor properti mengalami peningkatan signifikan berkat komentar positif dari Deutsche Bank. Saham Barratt Developments meningkat 4 persen, saham Persimmon naik 2,8 persen, dan saham Taylor Wimpey menanjak 3,8 persen.
Dalam pasar mata uang, nilai tukar pound sterling menguat 0,45 persen terhadap dolar Amerika Serikat menjadi US$1,2293 per pound. Sedangkan terhadap euro turun 0,29 persen menjadi 1,1727 euro per pound.
Indeks Dax 30 di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, berakhir datar dengan pergerakan naik hanya 0,07 poin menjadi 11.584,31. Indeks Ibex 35 di Bolsa de Madrid, Spanyol, melemah 31,80 poin, atau sekitar 0,33 persen, menjadi 9.462,90. Indeks Cac 40 di EuroNext Paris, Perancis, berakhir datar dengan pergerakan naik hanya 0,07 poin menjadi 4.899,40.

