London FTSE Berakhir Datar
Pasardana.id - Indeks FTSE 100 di Bursa Efek London, Inggris, berakhir datar pada Selasa (24/1/2017) setelah berfluktuasi sepanjang sesi. Angka indeks hanya bergerak turun 0,84 poin dari sesi sebelumnya, menjadi 7.150,34.
Seperti dilansir BBC News, para investor melakukan transaksi dengan hati-hati sebagai reaksi atas keputusan Mahkamah Agung Inggris tentang Artikel 50. Menurut Mahkamah Agung Inggris, parlemen Negeri Ratu Elizabeth harus melakukan voting sebelum proses ââÅ¡¬ÃƒÆ’‹Å“BrexitââÅ¡¬ÃƒÆ’¢Ã…¾¢ dimulai. Namun Majelis Skotlandia, Wales, dan Irlandia Utara tidak perlu dikonsultasikan terkait proses tersebut.
Saham BT Group memimpin top loser di lantai bursa London dengan terjun bebas 21 persen karena terdampak skandal proses akuntansi di Italia. BT Group menyebut akan menurunkan nilai perusahaan kelompok bisnisnya di Italia sekitar 530 juta pound sterling setelah terjadi perilaku tidak wajar dalam aktivitas akuntansi selama bertahun-tahun.
Saham Easyjet anjlok 9 persen setelah menyebut pelemahan pound akan mengurangi laba lebih besar dari perkiraan mencpaai 105 juta pound tahun ini. Sedangkan saham Dixons Carphone turun 6,3 persen meski mencatatkan peningkatan penjualan saat libur Natal lalu.
Dalam pasar mata uang, nilai tukar pound merosot 0,14 persen terhadap dolar Amerika Serikat menjadi US$1,2519 per pound. Sedangkan terhadap euro tak berubah 1,1644 euro per pound.
Indeks Dax 30 di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, menguat 49,19 poin, atau sekitar 0,43 persen, menjadi 11.594,94. Indeks Ibex 35 di Bolsa de Madrid, Spanyol, meningkat 82,40 poin, atau sekitar 0,89 persen, menjadi 9.387,20. Indeks Cac 40 di EuroNext Paris, Perancis, naik 8,62 poin, atau sekitar 0,18 persen, menjadi 4.830,03.

