London FTSE Melemah 10,68 Poin
Pasardana.id - Indeks FTSE 100 melemah 10,68 poin, atau sekitar 0,15 persen, dari sesi sebelumnya pada Senin (16/1/2017), menjadi 7.327,13. Rentetan 12 sesi beruntun penguatan FTSE 100 menjadi terhenti akibatnya.
Seperti dilansir BBC News, angka indeks turun akibat pelemahan saham perbankan dan asuransi, serta perusahaan minyak. Saham perbankan terpengaruh laporan bahwa Perdana Menteri Inggris Theresa May akan menyatakan preferensinya terhadap ââÅ¡¬ÃƒÆ’‹Å“hard BrexitââÅ¡¬ÃƒÆ’¢Ã…¾¢ dalam pidato yang akan dilakukannya Selasa (17/1/2017). Saham Royal Bank of Scotland merosot 2,8 persen, saham Standard Life melemah 2,2 persen, saham Prudential melorot 2,11 persen, dan saham Lloyds turun 2 persen.
Saham perusahaan minyak turun disebabkan kekhawatiran baru akan keengganan negara-negara anggota OPEC memenuhi kesepakatan pengurangan produksi minyak mentah. Saham British Petroleum jadi turun 1 persen, sedangkan Shell melemah 0,3 persen.
Dalam pasar mata uang, nilai tukar pound sterling terhadap dolar Amerika Serikat melemah 1,21 persen menjadi US$1,204 per pound. Sedangkan terhadap euro turun 0,9 persen menjadi 1,136 euro per pound.
Seperti halnya di Inggris, bursa-bursa utama Eropa lainnya juga berakhir di teritori negatif dengan ekspektasi pernyataan 'hard Brexit' oleh May.
Indeks Dax 30 di Bursa Efek Frankfurt, melemah 74,47 poin, atau sekitar 0,64 persen, menjadi 11.554,71. Indeks Ibex 35 di Bolsa de Madrid, Spanyol, merosot 101,60 poin, atau sekitar 1,07 persen, menjadi 9.410. Indeks Cac 40 di EuroNext Paris, Perancis, turun 40,31 poin, atau sekitar 0,82 persen, menjadi 4.882,18.

