London FTSE Menguat 76,63 Poin

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks FTSE 100 di Bursa Efek London, Inggris, menguat 76,63 poin, atau sekitar 1,12 persen, dari sesi sebelumnya pada Kamis (22/9/2016), menjadi 6.911,40. Seperti dilansir BBC News, angka indeks terangkat keputusan Federal Reserve Amerika Serikat untuk tidak menaikkan tingkat suku bunga pada September ini.

Sebagian besar analis sebelumnya telah memperkirakan bahwa The Fed tidak akan melakukan perubahan tingkat suku bunga sebagai hasil pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) di Washington DC pada 20-21 September. Bank sentral AS tersebut mengindikasikan bahwa kenaikan kemungkinan besar baru akan terjadi pada akhir tahun ini.

Akibat tak berubahnya suku bunga The Fed, dolar AS menjadi melemah. Kondisi ini membuat harga berbagai komoditas meningkat, yang memicu kenaikan saham perusahaan-perusahaan tambang. Saham Glencore dan Fresnillo bahkan naik lebih dari 5 persen.

ââÅ¡¬ÃƒÆ’…Melihat peningkatan harga berbagai komoditas, tak mengherankan bila saham sektor pertambangan memimpin peningkatan di FTSE 100,ââÅ¡¬ kata Joshua Mahony, analis pasar IG.

Dalam pasar mata uang, pound sterling meningkat 0,55 persen terhadap dolar AS menjadi US$1.3104 per pound. Sedangkan terhadap euro tak berubah banyak dari level 1,166 euro per pound.

Seperti di Inggris, tak berubahnya suku bunga The Fed juga berpengaruh positif terhadap bursa Eropa. Indeks Dax 30 di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, meroket 237,69 poin, atau sekitar 2,28 persen, menjadi 10.674,18. Indeks Ibex 35 di Bolsa de Madrid, Spanyol, melesat naik 176,40 poin, atau sekitar 2,01 persen, menjadi 8.934,90. Indeks Cac 40 di EuroNext Paris, Perancis, menguat 100,27 poin, atau sekitar 2,27 persen, menjadi 4.509,82.