London FTSE Melemah Tertekan Saham Sektor Pertambangan
Pasardana.id - Indeks FTSE 100 di Bursa Efek London, Inggris, melemah 17,26 poin, atau sekitar 0,25 persen, dari akhir pekan lalu pada Selasa (30/8/2016). Bursa Efek London libur pada Senin (29/8/2016) karena Bank Holiday.
Seperti dilansir BBC News, angka indeks tertekan merosotnya saham sektor pertambangan setelah harga tembaga anjlok ke level terendah dalam 10 pekan. Saham Antofagasta turun 5,5 persen, sedangkan saham Rio Tinto turun 4,7 persen.
Saham perusahaan penyedia perlengkapan kantor Bunzl turun 0,3 persen meski pendapatan semester pertama 2016 naik 6 persen menjadi 155,6 juta pound sterling. Pihak Bunzl menyebut sulit untuk memberikan pandangan yang tepat tentang dampak ââÅ¡¬ÃƒÆ’‹Å“BrexitââÅ¡¬ÃƒÆ’¢Ã…¾¢ terhadap kinerja perusahaan, namun menambahkan tidak memperkirakan dampak yang signifikan terhadap bisnisnya.
Saham Associated British Foods yang memiliki Primark naik 3,4 persen untuk menjadi top gainer sesi perdagangan saham pada Selasa. Saham Associated British Food meraih gain setelah para analis RBC meningkatkan rating saham menjadi ââÅ¡¬ÃƒÆ’…outperformââÅ¡¬ dari ââÅ¡¬ÃƒÆ’…sector performââÅ¡¬.
Dalam pasar mata uang, nilai tukar pound sterling turun 0,15 per terhadap dolar AS menjadi US$1,3087 per pound. Sedangkan terhadap euro naik 0,24 persen menjadi 1,1741 per euro.
Sementara itu di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, indeks Dax 30 melesat naik 113,20 poin, atau sekitar 1,07 persen, menjadi 10.657,64. Seperti Dax 30, indeks Ibex 35 di Bolsa de Madrid, Spanyol, juga rebound setelah sempat merosot kemarin, naik 69,00 poin, atau sekitar 0,80 persen, menjadi 8.685,40. Indeks Cac 40 di EuroNext Paris, Perancis, meningkat 33,24 poin, atau sekitar 0,75 persen, menjadi 4.457,49.

