London FTSE Melemah Akibat Hasil Survei CBI
Pasardana.id - Indeks FTSE 100 di Bursa Efek London, Inggris, melemah pada Senin (25/7/2016) akibat hasil survei industri terbaru CBI (Confederation of British Industry). Seperti dilansir BBC News, saham-saham yang ditransaksikan di London awalnya berada di teritori positif. Namun semuanya berubah setelah hasil survei trend industri terbaru CBI menunjukkan dampak ââÅ¡¬ÃƒÆ’‹Å“BrexitââÅ¡¬ÃƒÆ’¢Ã…¾¢ menerpa tingkat kepercayaan bisnis di Inggris.
Saat penutupan pada Senin indeks FTSE 100 turun 20,35 poin, atau sekitar 0,30 persen, dari sesi sebelumnya, menjadi 6.710,13.
Pound Sterling naik, sebesar 0,12 persen terhadap dolar AS menjadi US1.3127 per pound. Sedangkan terhadap euro naik sebesar 0,11 persen, menjadi 1,1963 euro per pound.
Jumlah pesanan bulanan perusahaan berdasarkan survei tren industri bulanan CBI turun menjadi minus 4 pada Juli dari sebelumnya minus 2. Sedangkan tingkat produksi untuk tiga bulan ke depan turun menjadi 6 pada Juli dari 23 pada Juni.
Tingkat optimisme bisnis per kuartal turun menjadi minus 47 dari minus 5, terendah sejak Januari 2009, saat krisis finansial terjadi.
Kepala ekonom CBI, Rain Newton-Smith, menyebutkan, ââÅ¡¬ÃƒÆ’…Sangat jelas terlihat bahwa kekhawatiran meliputi industri setelah ââÅ¡¬ÃƒÆ’‹Å“BrexitââÅ¡¬ÃƒÆ’¢Ã…¾¢. Kami melihat ini dalam bentuk ekspektasi yang rendah terhadap pesanan baru, penurunan tajam optimisme, dan berubahnya rencana investasi.ââÅ¡¬
Sementara itu di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, indeks Dax 30 naik 50,78 poin, atau sekitar 0,50 persen, menjadi 10.198,24. Indeks Ibex 35 di Bolsa de Madrid, Spanyol, turun 24,20 poin atau sekitar 0,28 persen menjadi 8.575,70. Indeks Cac 40 naik 6,90 poin atau sekitar 0,16 persen menjadi 4.388,00.

