Sesi Pertama Kamis, IHSG Naik Tembus 4.900 Poin
PASARDANA.ID - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi pertama, Kamis (21/4) ditutup naik 26,313 poin (0,540%) menjadi 4.902,91 poin dari penutupan Rabu (20/4), 4.876,60 poin. Kenaikan IHSG didukung peningkatan harga saham 141 dari 350 emiten yang sahamnya ditransaksikan di BEI sesi I.
Peningkatan harga saham tersebut meliputi emiten berkapitalisasi pasar di atas Rp200 triliun. Kelompok emiten tersebut adalah Unilever Indonesia Tbk (UNVR), Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), dan Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM). Kenaikan harga saham ke-3 emiten kapitalisasi besar tersebut menjadi pendorong utama meningkatnya IHSG pada perdagangan sesi pertama, Kamis siang ini.
Investor aktif beburu saham unggulan berkapitalisasi besar untuk investasi jangka panjang. Perburuan pemodal tersebut sebagai antisipasi terhadap publikasi laporan keuangan emiten BEI triwulan I 2016. Selain itu, pemodal juga menanti pengumuman suku bunga acuan BI rate oleh Bank Indonesia (BI). Bagaimanapun, suku bunga yang cenderung turun akan menggairahkan investasi di pasar modal.
Hingga penutupan transaksi sesi I ini, menurut data Bursa Efek Indonesia (BEI), harga saham UNVR ditutup naik sebesar 3,04% menjadi Rp46.675, dari harga penutupan Rabu (20/4) sebesar Rp45.300 per unit. Saham BBRI naik 2,39% jadi Rp10.725, dan TLKM meningkat 1,81% menjadi Rp3.650 per saham
Adapun pada sesi pertama Kamis (21/4), saham Indika Energy Tbk (INDY) mencatat kenaikan harga tertinggi, yaitu sebesar 14,89% menjadi Rp355 per unit. Sedangkan saham Global Teleshop Tbk (GLOB) mengalami penurunan harga terbesar pada sesi pertama ini, yaitu 10% menjadi Rp450 per unit.
Gairah transaksi di Bursa Efek Indonesia (BEI) diperkirakan akan berlanjut seiring maraknya pembelian saham unggulan hari ini. Investor asing dan lokal diperkirakan kembali memborong saham blue chips hingga penutupan transaksi sore nanti. (*)

