Investor Profit Taking, IHSG Sesi I Jumat Ditutup Turun 36,293 Poin
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi pertama, Jumat (4/3) ditutup turun 36,293 poin (0,749%) menjadi 4.807,75 poin dari penutupan Kamis (3/3), 4.844,04 poin. Penurunan indeks siang ini antara lain disebabkan oleh aksi profit taking investor terhadapo sebagian saham unggulan berkapitalisasi besar. Terdapat 100 saham dari 339 emiten yang sahamnya ditransaksikan di BEI terkoreksi pada siang ini.
Penurunan harga saham ini meliputi emiten berkapitalisasi pasar di atas Rp200 triliun, yaitu H.M. Sampoerna Tbk (HMSP) yang ditutup pada harga Rp108.325 per unit, turun 1,61% dari harga penutupan Kamis (3/3) sebesar Rp110.100 per unit. Adapun harga saham Unilever Indonesia Tbk (UNVR) turun 3,45% jadi Rp44.825 per unit.
Emiten berkapitalisasi besar lain yang harganya juga turun pada sesi pertama Jumat ini adalah saham Astra International Tbk (ASII) turun 1,45% jadi Rp6.775, Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) turun 0,22% ke Rp11.125, dan Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) turun 1,75% jadi Rp3.370 per unit.
Pada sesi pertama Jumat (4/3), saham Tira Austenite Tbk (TIRA) mengalami penurunan harga terbesar, yaitu 9,86% jadi Rp192 per unit. Sedangkan emiten yang harga sahamnya mencatat kenaikan tertinggi adalah Nusa Konstruksi Enjiniring Tbk (DGIK), yaitu 29,41% menjadi Rp66 per unit. Volume saham yang dipindahtangankan mencapai 3,052 miliar unit senilai Rp2,545 triliun dengan frekuensi sebanyak 128.384 kali transaksi. (*)

