Telkom dan Unilever Terkoreksi, Picu IHSG Sesi I Turun 0,282 Poin
PASARDANA.ID - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup turun 0,282 poin (0,006%) ke posisi 4.816,373 poin, pada Kamis (31/3), dari 4.816,65 poin, Rabu (30/3). Penurunan indeks dipicu kemerosotan harga beberapa saham berkapitalisasi pasar di atas Rp200 triliun. Pelaku pasar cenderung melakukan profit taking atas saham unggulan penggerak BEI.
Kelompok saham dijual investor, antara lain Telekomunikasi Indonesia (TLKM) yang harga sahamnya turun Rp40 menjadi Rp3.305 per unit, Unilever Indonesia (UNVR) turun Rp375 ke Rp42.600 per unit, dan Bank Mandiri (BMRI) turun Rp50 menjadi Rp10.300.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), terdapat 149 saham turun dari 368 emiten yang sahamnya ditransaksikan siang ini. Adapun 89 saham stagnan, dan selebihnya 130 saham naik. Total volume perdagangan di Bursa Efek Indonesia sesi I ini mencapai 3,608 miliar saham senilai Rp3,102 triliun dengan frekuensi transaksi 142.536 kali transaksi.
Menurut data BEI, saham Asuransi Bintang Tbk (ASBI) mengalami kerugian harga terbesar dengan penurunan mencapai 10% menjadi Rp495 dari harga penutupan Rabu (30/3) sebesar Rp550 per unit. Sedangkan saham Multipolar Tbk (MLPL) mencatat kenaikan harga tertinggi, yaitu sebesar 20,06% menjadi Rp395 per unit pada sesi siang.
Transaksi beli yang dilakukan oleh investor asing pada sesi I Kamis ini mencapai 1,345 triliun, sedangkan transaksi jual sebesar Rp1,339 triliun, sehingga terjadi transaksi beli bersih Rp5,979 miliar. Investor asing tampak masih hati-hati mengambil posisi di BEI. Ini terkait kondisi bursa yang masih minim insentif penggerak. Saat ini, perhatian investor hanya tertuju pada publikasi laporan keuangan emiten BEI tahun 2015. (*)

