Investor Lakukan Profit Taking, IHSG Sesi I Senin Turun 58,940 Poin
PASARDANA.ID - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi pertama, Senin (28/3) ditutup turun 58,940 poin (1,221%) menjadi 4.768,147 poin dari penutupan Kamis (24/3), 4.827,09 poin. Penurunan IHSG dipicu aksi profit taking investor atas saham unggulan. Harga saham 216 turun dari 349 emiten yang sahamnya ditransaksikan sesi I. Investor asing mencatatkan penjualan bersih di Bursa Efek Indonesia Rp250,420 miliar.
Penurunan harga saham ini meliputi emiten berkapitalisasi pasar di atas Rp200 triliun, yaitu Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk (HMSP), Telekomunikasi Indonesia (TLKM), Unilever Indonesia Tbk (UNVR), Bank Central Asia Tbk (BBCA), Astra International Tbk (ASII), Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), dan saham Bank Mandiri Tbk (BMRI).
Pada sesi pertama Senin (28/3), harga saham HMSP ditutup turun sebesar Rp2.275 menjadi Rp97.500 per unit. Adapun harga saham TLKM turun Rp20 ke level Rp3.305 per uit, UNVR turun sebesar Rp350 ke Rp42.175, BBCA turun Rp225 ke Rp13.100, ASII turun Rp125 ke Rp7.250, dan BBRI turun Rp200 menjadi Rp11.075 per saham.
Menurut data Bursa Efek Indonesia (BEI), pada perdagangan sesi pertama Senin (28/3), saham Express Transindo Utama Tbk (TAXI) mengalami penurunan harga terbesar, yakni 10% menjadi Rp189 per saham dari harga penutupan Kamis (24/3) sebesar Rp210 per unit. Sedangkan harga saham Colorpak Indonesia Tbk (CLPI) mencatat kenaikan harga tertinggi, yaitu sebesar 23,48% menjadi Rp815 per unit. (*)

