Sesi Pertama, IHSG Diutup Naik ke Level 4.859,12

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi pertama, Senin (14/3) ditutup naik 45,343 poin (0,942%) menjadi 4.859,12 poin dari penutupan Jumat (11/3), 4.813,78 poin. Ini seiring peningkatan harga saham 196 dari 362 emiten yang sahamnya ditransaksikan di BEI pada sesi pertama hari ini.

 

Investor melakukan pembelian selektif terhadap sejumlah saham unggulan berkapitalisasi besar. Aksi beli investor terutama menyentuh saham emiten yang berkinerja baik pada 2015. Selain itu, penguatan bursa regional dan global juga turut berimbas positif terhadap transaksi saham sesi pertama di BEI. Pemodal optimis, kinerja emiten tahun ini masih akan tumbuh seiring pulihnya ekkonomi Indonesia.

 

Menurut data Bursa Efek Indonesia (BEI), peningkatan harga saham ini meliputi emiten berkapitalisasi pasar di atas Rp200 triliun, yaitu H.M. Sampoerna Tbk (HMSP), Unilever Indonesia Tbk (UNVR), Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), Bank Central Asia Tbk (BBCA), Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) dan Astra international Tbk (ASII).

 

Harga saham HMSP, misalnya, ditutup naik Rp1.150 (1,13%) jadi Rp102.650 per saham. Berikut saham UNVR ditutup pada harga Rp43.550 per unit, naik Rp550 (1,28%) dari harga penutupan Jumat (11/3) sebesar Rp43.000 per saham. Adapun saham ASII naik Rp125 (1,77%) ke Rp7.175, dan BBRI naik Rp75 (0,67%) menjadi Rp11.200 per saham.

 

Pada sesi pertama Senin (14/3), saham Wintermas Offshore Marine Tbk (WINS) mencatat kenaikan harga tertinggi, yaitu 27,74% menjadi Rp198 dari harga penutupan Jumat (11/3) sebesar Rp155 per unit. Sedangkan saham Victoria Insurance Tbk (VINS) mengalami penurunan harga terbesar, yaitu 10% menjadi Rp81 per unit. (*)